Rabu, 22 Jul 2026 02:33 WIB

DPRD Surabaya Dukung Evaluasi Kinerja Camat dan Lurah: Pejabat Harus Responsif

Apel pagi OPD di lingkungan Pemkot Surabaya (foto: ilustrasi/jatimnow.com)
Apel pagi OPD di lingkungan Pemkot Surabaya (foto: ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendukung langkah Wali Kota Surabaya yang memberikan peringatan kepada jajaran Kecamatan Sukomanunggal, Semampir, dan Sawahan agar segera memperbaiki kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Yona, pembenahan organisasi pemerintahan merupakan kewenangan kepala daerah dalam rangka memastikan pelayanan publik berjalan cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

"Harus segera melakukan perbaikan karena konsekuensinya jika tidak ada perubahan tentu bisa dilakukan rotasi. Ini masih dalam batas tugas pokok dan fungsi serta menjadi kewenangan Pak Wali Kota untuk menyusun tim terbaik," kata Yona di DPRD Surabaya, Senin (29/6/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, setiap pejabat publik, mulai dari lurah, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD), harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang terjadi di wilayah kerjanya. Menurutnya, pejabat tidak boleh menunggu persoalan membesar atau baru bertindak setelah mendapat perhatian langsung dari wali kota.

"Setiap pejabat publik harus memiliki sensitivitas, kepekaan, dan ketanggapan terhadap permasalahan yang terjadi di wilayahnya. Menjadi pejabat publik memang konsekuensinya berpikir untuk warga selama 24 jam, sehingga tidak bisa bekerja biasa-biasa saja," ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

Yona menilai berbagai persoalan yang belakangan dikeluhkan masyarakat, seperti pengelolaan parkir, sampah, hingga pelayanan administrasi, semestinya dapat diselesaikan di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun OPD terkait. Dengan demikian, aduan masyarakat tidak seluruhnya bermuara ke hotline wali kota.

"Kalau ada persoalan parkir, sampah, atau layanan administrasi yang masuk ke hotline wali kota, seharusnya sudah lebih dulu ditangani lurah, camat, maupun kepala OPD. Jangan sampai masalah yang muncul di bawah justru harus menjadi temuan dan ditangani langsung oleh wali kota," tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Anak Buah Eri Cahyadi: Jangan Manja, Kerja Nunggu Viral

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya itu menambahkan, penataan birokrasi diperlukan untuk mendukung berbagai program pembangunan Kota Surabaya. Karena itu, seluruh aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat RT, RW, lurah, camat hingga kepala OPD, harus memiliki visi yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya sepakat jika wali kota mengambil langkah menata ulang timnya agar menjadi tim yang solid. Kerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga Surabaya tetap tertib dan menjalankan program pemerintah kota. Jangan membiarkan persoalan warga berlarut-larut tanpa respons yang cepat. Kami sebagai warga Kota Surabaya mendukung setiap program wali kota sepanjang benar-benar memberikan kemaslahatan bagi masyarakat," pungkasnya, menjelaskan

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.