Rabu, 22 Jul 2026 03:24 WIB

Surabaya Dikepung Banjir, KAI Daop 8 Minta Penumpang Datang Lebih Awal

Penumpang kereta api. (Foto: Humas Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)
Penumpang kereta api. (Foto: Humas Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ancaman cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi hingga potensi banjir tengah mengintai sejumlah wilayah di Jawa Timur. Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengeluarkan peringatan penting bagi para calon penumpang.

Pelaksana Harian (Plh) Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu, meminta seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan dan merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat.

Baca Juga: Angkutan Barang KAI DAOP 8 Surabaya Tumbuh 8,42 Persen Pada Semester I 2026

Cuaca buruk, menurut Reynold, sangat berpotensi memicu kemacetan parah, genangan air di jalan raya, hingga gangguan transportasi lanjutan yang bisa membuat penumpang terlambat tiba di stasiun.

"Kami mengimbau pelanggan untuk mengatur ulang waktu perjalanan menuju stasiun, terutama saat turun hujan deras. Dengan datang lebih awal, pelanggan dapat menghindari risiko keterlambatan dan tertinggal perjalanan kereta api," ujar Reynold, Selasa (23/6/2026). 

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya secara internal juga telah menyiapkan serangkaian langkah antisipasi operasional. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api yang menjadi prioritas utama perusahaan.

Baca Juga: KAI Daop 8 Kecam Keras Aksi Pemotor Nekat Melintasi Rel di Surabaya

Guna memastikan jalur rel tetap aman dilintasi, KAI Daop 8 Surabaya secara proaktif melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya berkoordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pemangku wilayah setempat guna memantau dinamika cuaca.

Kemudian, meningkatkan frekuensi pemantauan kondisi lintas rel, khususnya memetakan dan menjaga titik-titik yang rawan tergenang air maupun banjir.

Baca Juga: Penumpang Kereta Api Daop 8 Surabaya Tembus 6,4 Juta Orang di Semester I 2026

Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menerjunkan personel siaga di sejumlah stasiun dan wilayah operasional strategis guna mempercepat respons penanganan apabila terjadi gangguan tak terduga di lapangan.

"KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa koordinasi dan kesiapsiagaan akan terus kami tingkatkan guna memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan selamat, aman, dan andal di tengah potensi cuaca ekstrem saat ini," tutup Reynold.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.