Orang Tua Perlu Cermati Proses Produksi Susu Formula Anak
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Sabtu, 06 Jun 2026 11:47 WIB
jatimnow.com - Kesadaran orang tua terhadap kandungan gizi dalam susu formula terus meningkat. Namun, di balik informasi nilai gizi yang tercantum pada kemasan, terdapat faktor lain yang tak kalah penting, yakni proses produksi yang dilalui sebelum susu dikonsumsi anak.
Dalam waktu dekat, Indonesia akan kedatangan susu formula berbahan dasar susu segar yang diproduksi menggunakan teknologi One-Step Fresh, sebuah metode yang mengandalkan proses produksi lebih singkat dibandingkan jalur manufaktur susu formula konvensional.
Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar
Pemanfaatan teknologi tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas bahan baku dan upaya mempertahankan kandungan gizi alami susu selama proses pengolahan.
Selama ini, sebagian besar susu formula diproduksi melalui serangkaian tahapan seperti pencampuran, pemanasan, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan.
Proses yang panjang diperlukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas produk, namun pengolahan yang intensif juga berpotensi mengubah struktur alami sejumlah komponen penting dalam susu.
Sejumlah kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dapat memengaruhi struktur protein dan komponen bioaktif lain yang terkandung dalam susu. Perubahan tersebut berpotensi berdampak pada kualitas gizi, daya cerna, serta kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi.
Doktor Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, mengatakan orang tua perlu melihat lebih dari sekadar angka kandungan gizi pada kemasan produk.
“Memeriksa informasi nilai gizi pada label susu merupakan langkah yang sangat penting. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan komposisi bahan dan ketersediaan zat gizi dalam produk. Nama bahan yang tercantum pada urutan pertama dalam daftar komposisi menunjukkan kandungan utama produk tersebut,” ujar Arif.
Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani
Menurutnya, pemahaman mengenai proses pengolahan dapat membantu orang tua mengambil keputusan yang lebih tepat saat memilih susu pendamping bagi anak.
Perkembangan industri pangan anak saat ini juga mulai mengarah pada penggunaan proses produksi yang lebih sederhana dan terukur. Pendekatan tersebut bertujuan menjaga kualitas bahan baku sekaligus meminimalkan perubahan nutrisi selama proses pengolahan.
Penelitian terbaru bahkan mengembangkan jalur produksi susu formula yang lebih ringkas untuk menjamin keamanan mikrobiologis sekaligus menekan perubahan struktur protein. Dengan proses yang lebih singkat, kualitas susu segar sebagai bahan baku diharapkan dapat lebih terjaga hingga menjadi produk akhir.
Arif mengingatkan bahwa kualitas susu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya zat gizi tambahan yang terkandung di dalamnya, tetapi juga bagaimana kandungan tersebut dipertahankan sepanjang proses produksi.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis, DPR dan BGN Gaungkan Investasi Generasi Emas di Nganjuk
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Air Susu Ibu (ASI) tetap menjadi pilihan terbaik bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan.
“ASI harus tetap menjadi sumber nutrisi utama bagi bayi usia 0-6 bulan. Penggunaan susu formula hanya disarankan pada kondisi tertentu sesuai indikasi medis. Orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan mencermati komposisi produk sebelum menentukan pilihan,” terangnya.
Dengan semakin berkembangnya teknologi pengolahan susu, orang tua kini memiliki referensi tambahan dalam memilih produk nutrisi anak, bukan hanya berdasarkan kandungan gizi yang tercantum pada label, tetapi juga dari proses yang digunakan untuk menjaga kualitas nutrisi tersebut sejak bahan baku hingga siap dikonsumsi.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-85072-orang-tua-perlu-cermati-proses-produksi-susu-formula-anak