Resmi Berakhir, 44 Ribu Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Sukses Diterbangkan
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Jumat, 22 Mei 2026 13:23 WIB
jatimnow.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya resmi menutup fase pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H / 2026 M. Terhitung hingga Kamis (21/5/2026) malam, sebanyak 44.000 jemaah dan petugas pendukung telah sukses diterbangkan menuju Tanah Suci, mencapai target realisasi 100 persen.
Dari total 111 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan, seluruh penerbangan mencatatkan rekor ketepatan waktu (On Time Performance) sempurna tanpa ada satu pun insiden keterlambatan maupun percepatan jadwal.
Baca Juga: Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Probolinggo Wafat Usai Perawatan Intensif
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh proses operasional yang terkoordinasi dengan sangat baik.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai jadwal. Keberhasilan penerbangan tepat waktu tanpa delay ini merupakan hasil sinergi seluruh petugas, stakeholder, serta dukungan masyarakat luas,” ucap Anam.
Baca Juga: Tujuh Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Dilaporkan Wafat, Ini Daftar Lengkapnya
Total 44.000 orang yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya terdiri atas 43.236 jemaah haji dan 764 petugas kloter. Adapun sebaran daerah asal jemaah meliputi Jawa Timur 42.082 jemaah, Bali 674 jemaah, dan NTT 480 jemaah.
Selama masa operasional, dinamika pengisian kursi penerbangan terus dipantau secara ketat. PPIH mencatat terdapat 194 mutasi keluar karena berbagai alasan, mulai dari masalah kesehatan di daerah, tertunda akibat kehamilan, hingga alasan administrasi.
Baca Juga: Capai 61 Persen, 26.931 JCH Embarkasi Surabaya Diberangkatkan ke Tanah Suci
Untuk memaksimalkan kapasitas, PPIH memberlakukan sistem mutasi masuk dengan menarik 114 jemaah cadangan atau dari kloter lain.
“Hingga penerbangan kloter pamungkas, jumlah kursi kosong (open seat) hanya tersisa 80 kursi dari total kapasitas. Optimalisasi pengisian terus kami lakukan agar pelayanan efektif,” tambah Anam.
Editor : Dadang Kurnia