Selasa, 28 Jul 2026 05:36 WIB

Tanggapi Isu Antek Asing, Jokowi: Jangan Dibalik!

Jokowi saat sambutan dalam Apel Siaga Pemenangan Partai NasDem Jawa Timur di gedung JX International, Jalan A Yani, Surabaya, Minggu (28/10/2018).
Jokowi saat sambutan dalam Apel Siaga Pemenangan Partai NasDem Jawa Timur di gedung JX International, Jalan A Yani, Surabaya, Minggu (28/10/2018).

jatimnow.com - Presiden RI sekaligus Calon Presiden Petahana, Joko Widodo (Jokowi) mengaku masih sering diserang oleh isu antek asing. Ia pun menepis isu tersebut.

Justru sebaliknya, Jokowi menyebutkan bahwa antek Indonesia lah yang banyak menyebar di negara-neraga asing. Salah satu buktinya karena banyak tenaga kerja Indonesia yang berada di negara-negara asing.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Tenaga kita yang di Tiongkok ada 80 ribu, jangan dibalik kita yang antek asing. Tenaga kerja asing yang ada di Indonesia berapa persen? Tidak ada satu persen pun, hanya 0,03 persen, coba lihat dari Malaysia 5,44 persen, Singapura 24,38 persen, Brunei 32,45 persen," kata Jokowi saat sambutan dalam Apel Siaga Pemenangan Partai NasDem Jawa Timur di gedung JX International, Jalan A Yani, Surabaya, Minggu (28/10/2018).

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menjelaskan keberhasilannya merebut industri minyak dan gas yang sebelumnya dikelola negara asing.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Ia menyebutkan, seperti Blok Mahakam yang dikelola oleh Prancis dan Jepang. Saat ini, Blok Mahakam sudah diserahkan 100 persen ke pihak Pertamina. Selain itu, Blok Roman juga sudah dimenangkan 100 persen oleh Pertamina.

"Selain dua itu, Freeport sudah ada agreement bahwa kita akan mendapat 51.2 persen yang sebelumnya mendapat 9.36 persen," pungkasnya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.