Senin, 08 Jun 2026 05:58 WIB

Sah! Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu

Presiden Jokowi saat meresmikan pembebasan biaya Jembatan Suramadu, Sabtu (27/10/2018).
Presiden Jokowi saat meresmikan pembebasan biaya Jembatan Suramadu, Sabtu (27/10/2018).

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo meresmikan perubahan status Jembatan Suramadu dari jembatan tol menjadi jembatan non tol biasa. Dengan perubahan status ini, maka masyarakat yang melintas di jembatan itu tidak dikenai biaya alias gratis.

Peresmian pembebasan biaya tol ini dilakukan di tengah-tengah jembatan yang menghubungkan Pulau Madura dengan Pulau Jawa, Sabtu (27/10/2018).

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

"Atas usulan dari berbagai pihak, pada hari ini Jembatan Tol Suramadu resmi menjadi jembatan nontol biasa," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Menurut Jokowi, memang selama ini dengan jalan tol ini negara mendapat pemasukan, tetapi tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Madura.

“Kita berharap dengan perubahan menjadi jembatan non tol, pertumbuhan ekonomi Pulau Madura akan semakin baik. Invesatsi akan semakin banyak, baik properti maupun turisme,” katanya.

Jokowi menjelaskan, keputusan itu merupakan keputusan untuk rasa keadilan bagi seluruh rakyat terutama Madura.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

Ia juga menjelaskan pada 2015, ada masukan dan saran dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan Keluarga Besar Ikatan Keluarga Madura yang menyampaikan kepada dirinya supaya sepeda motor digratiskan melintas jembatan.

"Setelah dilakukan kajian, kita gratiskan," katanya.

Kemudian pada tahun 2016, ada usulan pemotongan tarif yang kemudian dipotong sebesar 50 persen.

Baca Juga: Angkut Rokok Ilegal dari Sumenep, Mobil Hitam Melaju Ugal-ugalan di Suramadu

"Tapi itu belum memberi dampak bagi pertumbuham ekonomi, kita lihat ketimpangan ekonomi dan kemiskinan Madura dengan daerah-daerah di Jawa Timur seperti, Surabaya, Gresik masih tinggi," katanya.

Ia menyebutkan angka kemiskinan berbagai daerah di Jawa Timur itu hanya 4,6 persen, sementara di Madura 16 -23 persen.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.