Rabu, 22 Jul 2026 08:32 WIB

Pelatih dan Para Pemain Persik Kediri Legend Reuni di Arena Mini Soccer

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 10 Mei 2026 10:10 WIB
Deretan Persik Kediri legend. (Foto: Inzia/jatimnow.com)
Deretan Persik Kediri legend. (Foto: Inzia/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana penuh nostalgia mewarnai gelaran Fourfeo Friendly Match di Inzia Mini Soccer, Sabtu (9/5/2026) malam. Sejumlah mantan pemain Persik Kediri yang tergabung dalam Persik Legend kembali berkumpul dan bertanding bersama dalam laga persahabatan tersebut.

Empat tim ambil bagian dalam turnamen mini soccer ini, yakni Persik Legend, tim pelatih Kediri Raya, Jurnalis Kediri, dan Inzia FC. Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata serta Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk Ihwan Tri Cahyono turut memperkuat tim Jurnalis Kediri.

Baca Juga: Persik Kediri Perpanjang Kontrak Marcos Reina, Razzi: Tidak Diragukan Lagi

Ajang ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi antara mantan pemain, pelatih, dan komunitas sepak bola di Kediri Raya.

Perwakilan Persik Legend, Musikan, mengaku bersyukur para legenda Persik masih bisa berkumpul dan bermain bersama meski sebagian besar sudah tidak muda lagi.

“Alhamdulillah kami para legenda Persik bisa kembali bersilaturahmi dan bermain bersama di Inzia Mini Soccer,” ujarnya.

Menurut Musikan, sebagian besar mantan pemain Persik masih aktif di dunia sepak bola, terutama sebagai pelatih sekolah sepak bola (SSB). Di tengah kesibukan masing-masing, mereka tetap menyempatkan diri menjaga kebugaran melalui olahraga.

“Sebagian besar teman-teman sekarang melatih di SSB. Harapannya kami bisa mewariskan ilmu kepada anak-anak di kota maupun kabupaten agar nantinya bisa menjadi pemain profesional dan membela Persik,” katanya.

Mantan striker Persik Kediri yang ikut membawa tim menjuarai Liga Indonesia 2003 dan 2006 itu menyebut kegiatan tersebut menjadi momen melepas rindu dengan rekan-rekan lama.

“Rasanya seperti reuni. Bisa bercanda lagi bersama teman-teman walaupun sebentar,” ungkapnya.

Musikan juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia di Inzia Mini Soccer. Menurutnya, lapangan dan fasilitas pendukung dinilai lengkap serta nyaman digunakan.

Baca Juga: Leonardo Navacchio Tak Lagi Berseragam Persik Kediri Musim Depan

“Lapangan bagus, tempat parkir, toilet, sampai tempat ibadah juga diperhatikan. Itu yang kadang tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan mantan pemain Persik lainnya, Suswanto. Ia mengaku pertemuan tersebut membangkitkan kenangan kebersamaan skuad Persik era 2003.

“Kalau kumpul seperti ini jadi ingat memori tahun 2003. Dulu kami memang dekat, sering bercanda bersama baik di dalam maupun luar lapangan,” katanya.

Suswanto berharap pembinaan sepak bola usia muda di Kediri Raya terus berkembang karena banyak bibit potensial dari daerah yang membutuhkan wadah pembinaan.

“Bibit pemain muda di Kediri Raya itu banyak. Harapannya Persik bisa mencari dan membina pemain-pemain terbaik dari daerah sendiri,” ujarnya.

Baca Juga: Persik Youth Development Gelar Seleksi Pemain Muda, Siap Hadapi EPA 2026

Sementara itu, perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, mengaku bangga lapangannya menjadi tempat berkumpulnya para legenda Persik dan pelatih sepak bola Kediri Raya.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para legenda Persik dan para coach. Semoga ke depan ada event-event lain, termasuk kompetisi usia 45 tahun ke atas di Inzia Mini Soccer,” katanya.

Menurut Saifurrahman, pihaknya terus berupaya menghadirkan fasilitas olahraga yang nyaman bagi pengguna lapangan.

“Kami mengutamakan kualitas rumput dan fasilitas pendukung. Ada ruang ganti ber-AC, air hangat, air dingin, handuk, hingga perlengkapan mandi supaya pemain merasa nyaman setelah berolahraga,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.