Minggu, 07 Jun 2026 13:03 WIB

DPRD Minta Pemkab Jember Lakukan Hal Ini untuk Hadapi El Nino Godzilla

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 30 Apr 2026 21:00 WIB
Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menghadapi fenomena El Nino Godzilla pada musim mendatang, Komisi B DPRD Jember mendorong Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan (TPHP) untuk melakukan mitigasi.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyampaikan bahwa serapan gabah oleh Bulog selama triwulan pertama 2026 memang sangat baik. Namun, di sisi lain, wilayah Jawa di Indonesia berpotensi terdampak El Nino Godzilla.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Kita menginginkan agar pemerintah dalam hal ini melakukan mitigasi, terhadap dampak apa yang mungkin nanti dipengaruhi oleh El Nino ini,” kata Candra di kantornya, Kamis (30/4/2026).

Beberapa langkah yang perlu disiapkan antara lain: pertama, melakukan pemetaan wilayah atau lahan yang kekurangan sumber daya air, mengingat ke depan akan terjadi kemarau panjang.

Kedua, mengoptimalkan bantuan dari pemerintah pusat berupa 106 proyek optimalisasi lahan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ketiga, Komisi B DPRD Jember meminta adanya transformasi pengetahuan kepada petani terkait proses adaptasi, termasuk pola tanam dan pemanfaatan lahan agar produksi pertanian tidak terganggu.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Menurut Candra, dalam menghadapi El Nino Godzilla, pemetaan menjadi hal utama. Ia juga meyakini bahwa Dinas TPHP telah melakukan langkah tersebut, meskipun dari sisi anggaran masih belum mencukupi untuk mitigasi secara optimal.

“Namun ditengah ini, kami punya keyakinan PPL dan pemerintah pusat nantinya bisa melakukan hal-hal ketika El Nino terjadi, petani tidak kesulitan mengerjakan lahan hingga produktifas pangan tidak terganggu,” ujarnya.

Untuk wilayah atau kecamatan yang kesulitan mendapatkan air, politisi PDI Perjuangan tersebut menyarankan agar petani menanam komoditas yang membutuhkan sedikit air.

Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember

Meski demikian, Candra tetap meminta pemerintah mengantisipasi potensi kekeringan yang diprediksi berlangsung sekitar 160 hari.

“Apa optimalisaisi sumber mata air, memanfaatkan kembali limbung atau embung-embung yang saluran irigasi yang hampir tidak optimal,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.