Rabu, 22 Jul 2026 11:38 WIB

ICMI Jatim: Menutup Prodi Tak Relevan Adalah Sesat Pikir Birokrasi

Kebijakan penutupan program studi berpotensi mereduksi makna pendidikan menjadi sekadar alat produksi tenaga kerja. (Foto ilustrasi: Gemini/jatimnow.com)
Kebijakan penutupan program studi berpotensi mereduksi makna pendidikan menjadi sekadar alat produksi tenaga kerja. (Foto ilustrasi: Gemini/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebijakan pemerintah yang berencana melakukan penutupan program studi (prodi) lantaran dianggap tidak sejalan dengan kebutuhan industri memicu gelombang kritik.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penyederhanaan masalah yang berbahaya dan justru menunjukkan rapuhnya struktur ekonomi nasional, bukan kesalahan institusi pendidikan.

Baca Juga: Hari Kepercayaan: Menguji Keadilan bagi Disabilitas di Jember

Mantan Rektor Unitomo sekaligus Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab, menyebut logika pemerintah cacat sejak dalam pikiran.

Menurutnya, kegagalan penyerapan lulusan perguruan tinggi di pasar kerja merupakan dampak dari industrialisasi yang stagnan serta minimnya lapangan kerja berkualitas.

"Menutup prodi dalam kondisi seperti ini ibarat mematikan lampu karena ruangan gelap, padahal yang seharusnya diperbaiki adalah sumber cahayanya," tegas Ulul dalam keterangannya, Rabu (29/4).

Ulul mengkhawatirkan kampus akan kehilangan jati diri sebagai pusat pembentukan nalar kritis jika terus dipaksa tunduk pada kepentingan pasar jangka pendek.

Jika standar keberhasilan hanya diukur dari keterserapan industri, maka perguruan tinggi tidak lagi membangun bangsa, melainkan sekadar menyiapkan buruh terdidik.

Baca Juga: Khitan Bahagia Unitomo, 140 Anak Dapat Uang Saku dan Perlengkapan Sekolah

Keresahan ini muncul karena indikator "relevansi" yang digunakan pemerintah seringkali tidak transparan. Tanpa riset mendalam, kebijakan tersebut berisiko hanya menjadi keputusan reaktif birokrasi yang bersifat politis.

Ia mencontohkan bagaimana disiplin ilmu yang dulu dianggap abstrak justru menjadi tulang punggung teknologi masa kini. Matematika murni, misalnya, kini menjadi basis kriptografi digital, sementara filsafat logika merupakan akar dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

"Kajian linguistik yang sempat dipandang tidak produktif secara ekonomi, sekarang menjadi mesin utama teknologi pemrosesan bahasa alami atau NLP pada berbagai platform digital," paparnya.

Baca Juga: Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

Daripada menghakimi dan menutup ruang akademik, pemerintah disarankan fokus memperkuat ekosistem industri nasional. Ulul menekankan bahwa pendidikan tinggi adalah investasi peradaban, bukan mesin ekonomi jangka pendek yang bisa dibongkar pasang sesuka hati.

Setiap kebijakan yang abai terhadap fungsi dasar kampus sebagai penjaga nilai peradaban bakal memberikan dampak buruk bagi masa depan Indonesia.

"Kampus perlu didorong untuk bertransformasi, bukan malah dihakimi," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.