Rabu, 22 Jul 2026 04:30 WIB

Embarkasi Surabaya Sukses Terbangkan 7.593 JCH , Satu Jemaah Wafat

Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Surabaya. (Foto: PPIH Embarkasi Surabaya for jatimnow.com)
Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Surabaya. (Foto: PPIH Embarkasi Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Memasuki hari ketujuh operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatatkan progres keberangkatan yang sangat positif. Hingga Senin (27/4/2026), tercatat sebanyak 7.593 jemaah dan petugas yang sukses diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Angka tersebut setara dengan 17 persen dari total kuota pemberangkatan Embarkasi Surabaya tahun ini. Capaian impresif ini juga diwarnai dengan rekor ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) yang mencapai 100 persen tanpa adanya status keterlambatan (delay) pada kloter-kloter awal.

Baca Juga: 83 Persen Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Air

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan bahwa seluruh proses operasional hingga hari ketujuh ini berjalan tertib, aman, dan terkendali berkat koordinasi lintas sektor yang solid.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-7 ini seluruh proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas pelayanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” kata Anam, Senin (27/4/2026).

Dari total 7.593 orang yang telah terbang hingga hari ini, jemaah terbagi ke dalam 20 Kelompok Terbang (Kloter). Berdasarkan demografi jenis kelamin, jemaah perempuan mendominasi dengan jumlah 3.973 orang, sementara jemaah laki-laki berjumlah 3.620 orang.

Baca Juga: 74 Persen Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Air

Sebagai informasi, total rencana pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya pada musim haji tahun 2026 ini mencapai 44.080 orang. Rinciannya terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas kloter, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang akan dibagi ke dalam 116 kloter.

Di tengah kelancaran operasional, PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan kabar duka dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan yang tergabung dalam Kloter 8, atas nama Kamariyah, dilaporkan wafat.

“Seluruh jajaran PPIH Embarkasi Surabaya turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Kamariyah. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Anam.

Baca Juga: Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Capai 61 Persen

Terkait kendala teknis di lapangan, PPIH mencatat adanya 7 kursi kosong (open seat) pada penerbangan yang telah berlalu. Kekosongan ini disebabkan adanya 3 orang sakit dan dirawat di rumah sakit, 1 orang menunda keberangkatan, serta 4 kursi kosong karena alasan teknis praman.

"Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan medis secara optimal di embarkasi. Mereka akan segera diberangkatkan dan diikutkan (disisipkan) pada kloter berikutnya setelah tim dokter menyatakan kondisi mereka layak terbang," tambah Anam.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.