Sabtu, 06 Jun 2026 11:22 WIB

Pelatih Persik Kediri Soroti Keputusan Wasit Usai Dikalahkan PSM Makasar

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 24 Apr 2026 08:07 WIB
Pemain Persik Kediri saat menghadapi PSM Makasar. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)
Pemain Persik Kediri saat menghadapi PSM Makasar. (Foto: Persik Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri harus menerima kekalahan saat bertandang ke markas PSM Makasar. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan tersebut mereka kalah telah dengan skor 3-1. Hasil minor ini membuat Persik Kediri gagal memperbaiki posisi di papan klasemen. Mereka tertahan di peringkat ke 12 dengan raihan 33 poin.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres tak dapat menyembunyikan kekecewaan terkait hasil pertandingan ini. Marcos tak segan menyoroti kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Menurutnya keputusan wasit memberikan penalti kepada PSM Makassar sangat kontroversial.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

​"Penalti pertama sungguh tidak masuk akal. Itu sama sekali bukan penalti. Kami sudah melihat kecenderungan dari wasit sejak awal laga. Ada juga tendangan bebas di tepi kotak penalti yang diberikan, padahal itu bukan pelanggaran," ungkapnya usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan, insiden-insiden yang terjadi di lapangan membuat atmosfer liga menjadi kurang kompetitif. Marcos menambahkan sepak bola membutuhkan keadilan dan apa yang dia rasakan di lapangan hari ini dianggap sebagai hambatan bagi perkembangan kualitas liga.

"Saya sangat kecewa dengan hal ini. Maksud saya, kita membutuhkan liga yang adil dan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi karena hal tersebut membuat liga ini tidak kompetitif seperti yang seharusnya," tuturnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Meski begitu Marcos mengakui pemainnya memang tampil kurang efektif, khususnya di babak pertama. Permainan pressing ketat yang ditunjukan skuad Juku Eja membuat Persik Kediri tidak bisa mengembangkan permainan dan membuat peluang.

"Babak pertama kita tidak terlalu bagus, tapi kami melakukan evaluasi di babak kedua dan memberikan perlawanan," ujarnya.

Baca Juga: Persik Kediri Siap Libas Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo

Sementara itu bek Persik Kediri, Vava Mario Yagalo tidak berkomentar banyak mengenai keputusan wasit.
Vava mengakui bahwa hasil ini menjadi pukulan bagi timnya.

​"Saya tidak berkomentar tentang wasit, karena ya, tahu sendirilah. Bagi kami, ini adalah evaluasi besar. Masih ada lima pertandingan sisa dan kami harus fokus menatap itu. Kekalahan ini menjadi pembelajaran bagi kami," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.