Asah Taktik Tempur, Pangkoarmada II Pimpin TFG Penembakan Senjata Latopslagab
- Penulis : Bramanta
- | Sabtu, 18 Apr 2026 13:30 WIB
jatimnow.com - Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya memimpin kegiatan Tactical Floor Game (TFG) unsur Komando Tugas Operasi Laut Gabungan (Kogaslagab) dalam rangka penembakan senjata khusus pada Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sulawesi, Kodiklatal, Jumat (17/4), sebagai bagian penting dari tahapan perencanaan operasi gabungan.
TFG dilaksanakan untuk menguji kesiapan taktis, kemampuan perencanaan, serta koordinasi antar unsur dalam menghadapi berbagai skenario operasi. Melalui simulasi ini, setiap satuan dituntut mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat guna mendukung keberhasilan penembakan senjata khusus pada latihan mendatang.
Baca Juga: Koarmada II Gelar Apel Latopslagab 2026, TNI AL Tekankan Kesiapan Tempur
Dalam kegiatan ini, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksda TNI Yayan Sofiyan turut meninjau jalannya TFG didampingi Pangkoarmada II. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme prajurit dalam setiap pelaksanaan latihan, serta pemahaman menyeluruh terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Baca Juga: Lanjutkan Perjalanan ke Singapura, KRI Bima Suci Tinggalkan Colombo
Selain itu, Asops Kasal juga menggarisbawahi pentingnya interoperabilitas antar satuan guna menunjang keberhasilan operasi gabungan. Ia menegaskan bahwa prinsip keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan latihan.
“Setiap prajurit harus mampu menunjukkan dedikasi terbaik kepada negara, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan sebagai hal yang utama,” ujarnya.
Baca Juga: KRI Lumba-Lumba-881 Evakuasi KM Harapan Jaya yang Nyaris Tenggelam
Kegiatan TFG ini menjadi bagian integral dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit yang terlibat dalam Latopslagab 2026. Dengan perencanaan yang matang dan terukur, seluruh unsur diharapkan mampu melaksanakan operasi secara efektif, terintegrasi, serta siap menghadapi berbagai dinamika ancaman di medan operasi laut.
Editor : Bramanta