Minggu, 14 Jun 2026 03:09 WIB

Siswa SMKN 01 Tulungagung Lesehan di Kelas, Ini Kata Dispendik

Siswa SMKN 01 Tulungagung yang sedang belajar secara lesehan karena di kelas tidak tersedia bangku dan meja belajar
Siswa SMKN 01 Tulungagung yang sedang belajar secara lesehan karena di kelas tidak tersedia bangku dan meja belajar

jatimnow.com - Ketiadaan bangku dan meja belajar di SMKN 01 Tulungagung ditanggapi Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur.

Tidak adanya bangku dan meja belajar di beberapa kelas ini, diketahui menyebabkan sejumlah siswa terpaksa mengikuti aktivitas belajar mengajar dengan lesehan. Siswa belajar di atas lantai kelas, tanpa dilapisi alas apapun.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Solikin, mengaku sudah mendengar adanya kekurangan bangku dan meja di sekolah tersebut.

Kondisi ini bahkan sudah disampaikan oleh pihak sekolah, kepada seluruh wali murid dalam sebuah rapat. Hasilnya seluruh wali murid mau menerima adanya kekurangan ini.

"Sudah disampaikan sejak awal kepada wali murid dan bisa menerima" ujarnya, Jumat (26/10/2018).

Solikin menyebut, kurangnya bangku dan meja ini terjadi karena penambahan 2 jurusan baru pada tahun ajaran ini.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Penambahan ini tidak diikuti dengan pengadaan bangku dan meja sehingga menyebabkan fasilitas belajar mengajar di dalam kelas tidak bertambah.

Total jumlah siswa baru di sekolah tersebut mencapai 600 siswa. Mereka dibagi menjadi 17 kelas. Dari pantauan jatimnow.com, terdapat empat kelas yang belum dilengkapi bangku dan meja.

Pihak Cabang Dinas Pendidikan sendiri mengaku sekolah sudah mengajukan penambahan fasilitas ke provinsi. Namun mereka tidak mengetahui pasti kapan penambahan tersebut dilakukan.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

Hal ini dikarenakan penambahan fasilitas harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

"Masalahnya itu ada penambahan jurusan, sehingga jumlah siswa bertambah. Memang begitu kita kalau mengajukan terus belum ada siswanya kan tidak bisa, ini pas sudah ada siswa baru diajukan" pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.