Rabu, 22 Jul 2026 09:09 WIB

Pemkot Surabaya Ubah Kendaraan Dinas ke Listrik, Targetkan Transisi Mei 2026

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah revolusioner dalam penghematan energi dengan mengobral puluhan kendaraan operasional lama melalui jalur lelang. Langkah ini merupakan bagian dari ambisi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk mengubah seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemkot Surabaya menjadi kendaraan listrik mulai Mei 2026.

Keputusan besar ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pusat terkait efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan perbaikan kualitas udara di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

"Kita punya komitmen, hari ini ada 80 unit kendaraan yang kita lelang, baik sepeda motor maupun mobil. Targetnya, jika lelang ini berhasil seluruhnya, maka pada bulan Mei besok kita ganti dengan kendaraan listrik semuanya," tegas Wali Kota Eri Cahyadi saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (14/4/2026).

Eri Cahyadi yang akrab disapa Cak Eri menjelaskan, alih-alih membeli unit baru yang membebani APBD secara mendalam, Pemkot Surabaya akan menggunakan skema sewa untuk pengadaan mobil dan motor listrik tersebut. Skema ini dinilai jauh lebih efisien dalam hal biaya perawatan dan operasional dibandingkan mempertahankan kendaraan tua berbahan bakar fosil.

Untuk mempercepat transisi ini, Cak Eri telah berkoordinasi langsung dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar proses administrasi penjualan aset negara tersebut dapat segera dituntaskan.

"Saya sudah meminta dukungan KPKNL untuk dipercepat prosesnya. Hasilnya sudah ada, sehingga kami bisa segera menggunakan mobil listrik di seluruh jajaran," imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, merinci bahwa total kendaraan yang dilelang tahun ini mencapai 85 unit. Kendaraan tersebut diprioritaskan bagi unit yang usianya sudah melebihi tujuh tahun karena biaya perawatannya yang mulai membengkak.

Rincian unit yang dilelang meliputi 70 unit kendaraan roda empat (R4), 13 unit kendaraan roda dua (R2), dan 2 unit kendaraan roda tiga (R3).

"Kami menargetkan pendapatan dari hasil lelang kendaraan tahun ini bisa menyentuh angka Rp6,3 miliar. Ini bukan sekadar menjual aset, tapi upaya masif untuk melakukan penghematan energi BBM secara signifikan," jelas Wiwiek.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

Bagi masyarakat yang berminat meminang kendaraan eks-dinas Pemkot Surabaya tersebut, pendaftaran lelang telah dibuka sejak 13 April hingga 20 April 2026 melalui situs resmi https://portal.lelang.go.id/.

Upaya migrasi ke energi bersih ini sebenarnya bukan hal baru bagi Pemkot Surabaya. Wiwiek menambahkan bahwa sejak tahun 2024, kendaraan operasional Kepala Perangkat Daerah (PD) sudah terlebih dahulu dialihkan ke mobil listrik dengan sistem sewa. Hasilnya, terjadi penghematan anggaran BBM yang sangat kontras dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain transisi kendaraan listrik, Pemkot Surabaya juga memperkuat kebijakan penghematan energi melalui penerapan pola kerja Work From Home (WFH) bagi ASN tertentu dan mengimbau penggunaan transportasi umum guna menekan beban emisi di jalanan kota.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.