Gim Berlabel Moderate Kini Terlarang Bagi Pengguna Roblox Tanpa Izin Ortu
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Selasa, 14 Apr 2026 18:28 WIB
jatimnow.com - Platform gim global Roblox resmi merombak sistem keamanan mereka guna menciptakan ruang digital yang lebih sehat bagi anak-anak di Indonesia.
Per 14 April 2026, Roblox memperkenalkan dua kategori akun baru berbasis usia, yakni Roblox Kids dan Roblox Select, yang dirancang khusus untuk memperluas kendali orang tua terhadap pengguna di bawah 16 tahun.
Baca Juga: Mencemburui Homeless Media
Langkah strategis ini menyasar perlindungan berlapis, mulai dari kurasi konten hingga pembatasan fitur komunikasi.
Di Indonesia, Roblox menetapkan kategori Roblox Kids untuk anak usia 5-12 tahun, sementara Roblox Select ditujukan bagi remaja usia 13-15 tahun. Kebijakan tersebut rencananya mulai berlaku efektif pada awal Juni 2026 mendatang.
Salah satu perubahan paling fundamental dalam pembaruan ini adalah kewajiban verified parental consent (VPC) atau izin orang tua yang terverifikasi bagi semua akun di bawah 16 tahun di Indonesia.
Tanpa adanya verifikasi dari orang tua atau wali, pengguna muda tidak akan bisa mengakses fitur obrolan (chat) maupun memainkan gim dengan rating Moderate ke atas.
Sistem ini juga diperkuat dengan teknologi pengecekan usia berbasis verifikasi wajah untuk mengakses fitur-fitur tertentu.
Sejauh ini, lebih dari separuh pengguna aktif global Roblox telah menyelesaikan tahap verifikasi identitas tersebut.
Kedua jenis akun baru ini memiliki ekosistem yang berbeda sesuai tingkat kedewasaan pengguna:
Baca Juga: Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy
1. Roblox Kids (5-12 Tahun): Hanya diizinkan mengakses gim dengan label konten Minimal atau Mild. Secara bawaan, seluruh mode komunikasi dinonaktifkan guna menjamin keamanan anak dari interaksi dengan orang asing.
2. Roblox Select (13-15 Tahun): Diberikan akses hingga konten bertanda Moderate. Fitur obrolan hanya diperbolehkan dengan teman tepercaya (trusted friends) dan tetap memerlukan izin orang tua.
Kedua jenis akun ini akan memiliki tampilan warna unik pada aplikasinya sebagai penanda kategori usia pengguna.
Secara otomatis, akun akan bertransformasi dari Kids ke Select saat pengguna menginjak usia 13 tahun, dan menjadi akun standar setelah melewati usia 16 tahun.
Pembaruan ini turut menghadirkan beranda terpadu yang memberikan transparansi penuh bagi orang tua.
Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026
Kini, wali murid dapat memblokir gim individual secara spesifik (granular) hingga anak berusia 15 tahun.
Sebaliknya, orang tua juga punya wewenang memberikan pengecualian akses pada gim tertentu yang sebenarnya berada di luar kategori usia sang anak.
"Kami mengubah cara pemain menemukan hingga memainkan gim di platform kami secara fundamental. Keamanan bukanlah fitur statis, melainkan proses yang berkembang seiring pertumbuhan anak," tegas Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox.
Dalam mengimplementasikan kebijakan ini, Roblox bekerja sama erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) agar selaras dengan panduan Indonesia Game Rating System (IGRS) yang mencerminkan norma dan budaya lokal.
Editor : Ali Masduki