Sabtu, 06 Jun 2026 17:46 WIB

Jangan Terjebak Klenik, Begini Cara Elegan Membaca Narasi Hidup Lewat Tarot

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 12 Apr 2026 10:39 WIB
Tarot Reader asal Surabaya, Deasy Arista atau Desta. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Tarot Reader asal Surabaya, Deasy Arista atau Desta. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Di tangan seorang praktisi yang tepat, 78 lembar kartu tarot bukan lagi sekadar alat ramal atau benda klenik.

Bagi Deasy Arista, atau yang akrab disapa Desta, puluhan kartu tersebut merupakan media untuk menceritakan kembali narasi hidup manusia yang sering kali carut-marut.

Baca Juga: Psikolog Unair Ungkap Alasan Tarot Populer di Generasi Z

Selama dua dekade menyelami dunia tarot, Desta melihat pergeseran cara pandang masyarakat.

Jika dulu tarot identik dengan hal-hal mistis, kini metodenya berkembang menjadi instrumen untuk membaca energi dan pola kehidupan.

Menurut tarot reader 
Surabaya itu, kartu adalah cermin bagi mereka yang sedang mencari arah atau sekadar butuh penguatan mental.

"Bagi saya, kartu tarot adalah alat untuk membaca narasi kehidupan. Jika ada yang menyebutnya klenik, itu sah-sah saja. Namun, pengalaman saya membuktikan bahwa tarot lebih ke arah membaca pola hidup seseorang melalui instrumen energi tubuh yang dipadukan dengan tebaran kartu," ungkapnya saat berbagi perspektifnya di Surabaya, Minggu (12/4).

Antara Logika dan Ketajaman Intuisi

Banyak yang bertanya, apakah menjadi pembaca tarot harus memiliki indra keenam (sixth sense)? Desta membedahnya ke dalam dua pendekatan.

Pertama, pendekatan logika murni dengan menghafal simbol dari 22 kartu Major Arcana dan 56 kartu Minor Arcana.

Kedua, pendekatan intuisi yang diperkuat dengan "asupan gizi" berupa literasi dan pengalaman hidup.

Seorang pembaca yang hanya mengandalkan hafalan buku panduan mungkin akan kaku dalam bertutur.

Sebaliknya, pembaca yang menggunakan intuisi mampu menyentuh sisi emosional, terutama bagi klien yang memiliki jiwa yang sedang rapuh.

"Kita tidak bisa hanya menggunakan logika. Poin utamanya adalah mendengarkan suara batin dan membaca pola tebaran. Ada perbedaan besar saat kita menerangkan sesuatu kepada mereka yang butuh asupan semangat sesuai porsinya," tambahnya.

Ritual Kopi dan Kedalaman Menulis

Bagi Desta, proses membaca tarot tidak bisa instan. Belajar tarot bukan perkara kursus kilat 14 hari, melainkan perjalanan seumur hidup.

Untuk mendukung proses kreatif dan ketajaman batinnya, ia melibatkan dua elemen lain: kopi dan menulis.

Kopi baginya bukan sekadar minuman, melainkan ritual harian dengan filosofi mendalam.

Sebelum bertutur melalui kartu, seorang pembaca harus "haus" akan ilmu pengetahuan untuk menciptakan keunikan dalam setiap sesi konsultasi.

"Milikilah asupan gizi sesuai cita rasa dirimu. Rasakan kehausan akan ilmu, maka kamu akan memiliki keunikan yang dituangkan dalam secangkir kesadaran saat bertutur," jelas Desta.

Melalui tulisan, ia kemudian merangkai pesan-pesan dari simbol api (wand), air (cups), udara (swords), dan bumi (pentacles) menjadi sebuah karya.

Menulis menjadi ruang bagi Desta untuk mengabadikan kisah hidup manusia dalam perjalanannya menuju kualitas hidup yang lebih baik.

Bagi Desta, selama napas masih melekat, belajar memahami manusia lewat tarot adalah tugas yang tak kunjung usai.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.