Minggu, 07 Jun 2026 11:16 WIB

9 Kecamatan di Ponorogo Mengalami Kekeringan

BPBD Ponorogo melakukan droping air bersih ke warga yang mengalami dampak kekeringan/foto: Istimewa
BPBD Ponorogo melakukan droping air bersih ke warga yang mengalami dampak kekeringan/foto: Istimewa

jatimnow.com - Musim kemarau kali ini, membuat beberapa wilayah di Ponorogo, mengalami kekeringan.

Bila sebelumnya hanya 7 kecamatan saja yang terdampak, kini sudah 9 kecamatan yang penduduknya kekurangan air bersih.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Sesuai data di Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, setidaknya ada 9 kecamatan yang terdiri dari 14 desa, yang kini tengah dilanda kekeringan.

Daerah yang dilanda kekeringan tersebut terhitung makin luas, jika dibandingkan dari data mulai rentang Juni sampai September lalu. Dimana 7 kecamatan yang terdiri dari 9 desa dilanda kekeringan.

"Totalnya ada 5.696 orang atau 1.592 KK yang terdampak kekeringan di Ponorogo ini," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Kamis (25/10/2018).

Ia merinci diantaranya, Desa Dayaan (Badegan), Desa Tulung (Sampung), Desa Karangpatihan (Balong), Desa Pandak (Balong), Desa Ngendut (Balong), Desa Duri (Slahung), Desa Kambeng (Slahung), Desa Tugurejo (Slahung), Desa Pelem (Bungkal), Desa Karangpatihan (Pulung), dan Desa Suren (Mlarak).

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Tambahannya di Desa Munggu (Bungkal), Desa Slahung (Slahung) dan Desa Tumpuk (Sawoo)," ujarnya.

Ia mengaku, BPBD sudah melakukan berbagai upaya seperti melakukan droping air bersih.

"Yang jelas setiap 1 dusun mendapatkan 2 tangki. Per tangkinya 6.000 liter. Totalnya 12.000 liter," ujarnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia mengaku, berbagai kendala dihadapinya. Termasuk posisi pemukiman yang mengalami kekeringan berada di kawasan pegunungan. Tak jarang anggota BPBD pun terpaksa mengurangi muatan air karena curamnya medan yang harus dilalui.

"Dalam seminggu kami mengirim 922 ribu liter untuk warga," bebernya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.