Kamis, 23 Jul 2026 01:25 WIB

Botol Bocor, Penjual Bensin Eceran di Tulungagung Terbakar Kakinya

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 07 Apr 2026 09:10 WIB
Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api. (Foto: Damkar for jatimnow.com)
Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api. (Foto: Damkar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang penjual bensin eceran di Tulungagung mengalami luka bakar setelah api menyambar kakinya. Botol bensin yang dibawanya ternyata retak dan menetes ke kakinya. Naas saat melewati dapur, api dari tungku merembet dan membakar kakinya. Akibat peristiwa tersebut korban harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Petugas dari Damkar berhasil memadamkan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan peristiwa tersebut terjadi kemarin pagi. Korban diketahui bernama Sri Wulaningsih (38) warga RT 30 RW 13 Dusun Bolo, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman. Petugas yang menerima laporan ini langsung menerjunkan satu unit armada Damkar dan dua unit water supply. Mereka memadamkam kobaran api di bagian dapur rumah korban.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Setelah sampai di lokasi petugas segera melakukan pemadaman api," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Korban memiliki toko yang menjual bensin eceran. Awalnya korban membawa dua botol bensin dari belakang ruang tamu untuk dibawa ke toko depan. Ternyata salah satu botol dalam kondisi retak atau bocor. Saat melintas di dapur, api yang berasal dari tungku pembakaran menyambar botol bensin yang bocor.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Api menyambar botol bensin retak menyebabkan kebakaran. Akibatnya kaki korban juga ikut terbakar cukup parah. Saat ini korban dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung," terangnya.

Selain membakar kaki korban, api juga melahap dapur rumah. Meski skala kebakaran kecil, namun kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai Rp20 juta. Proses pemadaman api yang dilakukan petugas Damkar Tulungagung cukup cepat. Mulai dari proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan waktu 25 menit.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu hati-hati. Terutama saat membawa bahan yang mudah terbakar," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.