Sabtu, 06 Jun 2026 12:06 WIB

Botol Bocor, Penjual Bensin Eceran di Tulungagung Terbakar Kakinya

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 07 Apr 2026 09:10 WIB
Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api. (Foto: Damkar for jatimnow.com)
Petugas Damkar saat berusaha memadamkan api. (Foto: Damkar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang penjual bensin eceran di Tulungagung mengalami luka bakar setelah api menyambar kakinya. Botol bensin yang dibawanya ternyata retak dan menetes ke kakinya. Naas saat melewati dapur, api dari tungku merembet dan membakar kakinya. Akibat peristiwa tersebut korban harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Petugas dari Damkar berhasil memadamkan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan peristiwa tersebut terjadi kemarin pagi. Korban diketahui bernama Sri Wulaningsih (38) warga RT 30 RW 13 Dusun Bolo, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman. Petugas yang menerima laporan ini langsung menerjunkan satu unit armada Damkar dan dua unit water supply. Mereka memadamkam kobaran api di bagian dapur rumah korban.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Setelah sampai di lokasi petugas segera melakukan pemadaman api," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Korban memiliki toko yang menjual bensin eceran. Awalnya korban membawa dua botol bensin dari belakang ruang tamu untuk dibawa ke toko depan. Ternyata salah satu botol dalam kondisi retak atau bocor. Saat melintas di dapur, api yang berasal dari tungku pembakaran menyambar botol bensin yang bocor.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

"Api menyambar botol bensin retak menyebabkan kebakaran. Akibatnya kaki korban juga ikut terbakar cukup parah. Saat ini korban dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung," terangnya.

Selain membakar kaki korban, api juga melahap dapur rumah. Meski skala kebakaran kecil, namun kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai Rp20 juta. Proses pemadaman api yang dilakukan petugas Damkar Tulungagung cukup cepat. Mulai dari proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan waktu 25 menit.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu hati-hati. Terutama saat membawa bahan yang mudah terbakar," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.