Sabtu, 06 Jun 2026 14:41 WIB

MUI Jember Gelar Musda XI, Rektor UIN KHAS Tekankan Peningkatan Peran

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 06 Apr 2026 14:45 WIB
Foto: Rektor Prof. Hepni saat membuka Musda ke-XI. (Foto: Fadli for jatimnow.com)
Foto: Rektor Prof. Hepni saat membuka Musda ke-XI. (Foto: Fadli for jatimnow.com)

jatimnow.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Gedung Business Economy Center (BEC) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penentuan arah organisasi ke depan.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, yang membuka acara tersebut, menegaskan pentingnya peningkatan peran MUI dari tahun ke tahun agar keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

“Optimalisasi peran itu harus ditingkatkan tahun demi tahun, sehingga kemudian keberadaannya betul-betul menjadi kompas kehidupan bagi umat,” ujarnya.

Menurut Hepni, di tengah kondisi banyaknya pihak yang tidak memiliki otoritas namun berbicara soal agama, MUI perlu memperkuat posisi kelembagaannya di tengah masyarakat. Ia menilai MUI memiliki peran strategis karena dihuni para ulama yang dapat menjadi pewaris nabi sekaligus penuntun umat.

“Harus menjadi obor dan navigator umat,” tambahnya.

Musda XI ini juga menandai akan adanya pergantian kepemimpinan struktural MUI Jember untuk periode mendatang.

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jember, KH Abdul Haris, menekankan bahwa MUI merupakan lembaga pengabdian, bukan ajang prestise. Ia berharap kepengurusan selanjutnya tetap menjaga soliditas dan koordinasi internal.

“MUI ini adalah khidmah. Bukan keren-kerenan atau prestisius-prestisiusan. Siapapun yang akan memimpin, harapannya koordinasi internal dan soliditas tim tetap dipertahankan,” katanya.

Abdul Haris juga mengungkapkan keterbatasan yang dihadapi MUI, terutama dalam hal dukungan pendanaan. Selama masa kepengurusannya pada 2021–2026, MUI Jember hanya dua kali menerima bantuan melalui proposal. Ia menegaskan, berbeda dengan organisasi lain, MUI tidak memiliki basis massa langsung di masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswi UIN KHAS Jember Raih Perunggu di Ajang Kejurprov IPSI Jatim 2026

“Kalau pengurusnya 100 orang, ya itu sudah. MUI tidak punya umat seperti organisasi lain,” tegasnya.

Musda ini diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran MUI sebagai lembaga keagamaan yang membimbing dan melayani umat di Jember.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.