Kamis, 23 Jul 2026 04:06 WIB

MUI Jember Gelar Musda XI, Rektor UIN KHAS Tekankan Peningkatan Peran

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 06 Apr 2026 14:45 WIB
Foto: Rektor Prof. Hepni saat membuka Musda ke-XI. (Foto: Fadli for jatimnow.com)
Foto: Rektor Prof. Hepni saat membuka Musda ke-XI. (Foto: Fadli for jatimnow.com)

jatimnow.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Gedung Business Economy Center (BEC) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penentuan arah organisasi ke depan.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, yang membuka acara tersebut, menegaskan pentingnya peningkatan peran MUI dari tahun ke tahun agar keberadaannya semakin dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga: SPI UIN KHAS Jember Reviu RKAKL, Pastikan Rencana Anggaran Penuhi Standar

“Optimalisasi peran itu harus ditingkatkan tahun demi tahun, sehingga kemudian keberadaannya betul-betul menjadi kompas kehidupan bagi umat,” ujarnya.

Menurut Hepni, di tengah kondisi banyaknya pihak yang tidak memiliki otoritas namun berbicara soal agama, MUI perlu memperkuat posisi kelembagaannya di tengah masyarakat. Ia menilai MUI memiliki peran strategis karena dihuni para ulama yang dapat menjadi pewaris nabi sekaligus penuntun umat.

“Harus menjadi obor dan navigator umat,” tambahnya.

Musda XI ini juga menandai akan adanya pergantian kepemimpinan struktural MUI Jember untuk periode mendatang.

Baca Juga: Sivitas Akademika Diminta Segera Jaring Rektor Definitif UIN KHAS Jember

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jember, KH Abdul Haris, menekankan bahwa MUI merupakan lembaga pengabdian, bukan ajang prestise. Ia berharap kepengurusan selanjutnya tetap menjaga soliditas dan koordinasi internal.

“MUI ini adalah khidmah. Bukan keren-kerenan atau prestisius-prestisiusan. Siapapun yang akan memimpin, harapannya koordinasi internal dan soliditas tim tetap dipertahankan,” katanya.

Abdul Haris juga mengungkapkan keterbatasan yang dihadapi MUI, terutama dalam hal dukungan pendanaan. Selama masa kepengurusannya pada 2021–2026, MUI Jember hanya dua kali menerima bantuan melalui proposal. Ia menegaskan, berbeda dengan organisasi lain, MUI tidak memiliki basis massa langsung di masyarakat.

Baca Juga: Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

“Kalau pengurusnya 100 orang, ya itu sudah. MUI tidak punya umat seperti organisasi lain,” tegasnya.

Musda ini diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran MUI sebagai lembaga keagamaan yang membimbing dan melayani umat di Jember.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.