Minggu, 07 Jun 2026 01:14 WIB

BRI Salurkan Bibit di Surabaya, Dorong Urban Farming Warga

Penyaluran bibit dilakukan di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya. (Foto: BRI for jatimnow.com)
Penyaluran bibit dilakukan di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya. (Foto: BRI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Program penyaluran bibit tanaman oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Surabaya memberi dampak langsung bagi warga Medokan Ayu.

Melalui kegiatan BRI Social Activity “Grow & Green”, bank pelat merah itu mendorong urban farming sebagai sumber pangan sekaligus penghasilan masyarakat.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Penyaluran bibit dilakukan di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sasaran program adalah Kelompok Tani Kosagrha Lestari, komunitas warga yang mengembangkan pertanian kota di lahan fasilitas umum.

Beragam bibit tanaman produktif disalurkan, mulai dari mangga, kelengkeng, nangka, jambu air, jambu jamaika, alpukat hingga durian. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomi dan potensi panen jangka panjang.

Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar penghijauan. Kehadiran tanaman produktif membuka peluang tambahan pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan padat penduduk.

Public Relation & Protokoler Section Head BRI Region 12 Surabaya, Fathony Listyo Muzakkie, menyebut program tersebut bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.

“Melalui program BRI Social Activity ‘Grow & Green’, kami berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat. Kami berharap bantuan bibit pohon dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Kelompok Tani Kosagrha Lestari sehingga memberi manfaat berkelanjutan dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

BRI juga memastikan pendampingan terhadap tanaman yang ditanam, mulai dari perawatan hingga masa panen.

Baca Juga: Perluas Transaksi Digital, BRI Jemursari Masuk ke Komunitas Pecinta Kopi

Langkah tersebut diambil agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat, bukan berhenti pada seremoni penanaman.

Selain berdampak lokal, program tersebut juga sejalan dengan target pengurangan emisi karbon nasional menuju 2060.

Penanaman pohon produktif di kawasan perkotaan dinilai mampu membantu menekan jejak karbon sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan.

Kelompok Tani Kosagrha Lestari sendiri dikenal sebagai inisiatif warga yang berhasil mengubah lahan kering dan bekas tempat pembuangan sampah menjadi kawasan hijau produktif.

Baca Juga: Cukup Top Up 10 Juta, Nasabah Bisa Boyong Atribut Asli BRI x FC Barcelona

Area tersebut kini menghasilkan buah dan sayuran, bahkan berkembang menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan.

Ketua kelompok, Pridha Nashari Rakhmatika, menyambut bantuan tersebut sebagai dorongan bagi keberlanjutan program.

“Kami berterima kasih atas dukungan BRI melalui program Grow & Green. Bantuan bibit pohon diharapkan meningkatkan produktivitas Kosagrha Lestari sekaligus mendorong perekonomian warga dan pengembangan urban farming di Surabaya,” katanya.

Langkah kolaboratif antara perusahaan dan warga tersebut menunjukkan bagaimana ruang kota bisa diolah menjadi sumber ekonomi baru, bukan sekadar ruang tersisa.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.