Tabung Gas Elpiji di Trenggalek Meledak, 3 Warga Alami Luka Bakar Serius
- Penulis : Bramanta
- | Minggu, 05 Apr 2026 08:17 WIB
jatimnow.com - Sebanyak 3 warga di Trenggalek mengalami luka bakar cukup serius akibat ledakan tabung gas elpiji. Korban diketahui bernama Marini (75), Winarni (54), Sulastri (61). Mereka mengalami luka bakar cukup serius dalam peristiwa ini. Salah satu korban bernama Winarni bahkan mengalami luka bakar hingga 70 persen. Ledakan ini diduga karena tabung gas elpiji bocor.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, mengatakan peristiwa ini terjadi kemarin pagi di rumah Marini, warga Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. Saat itu, pemilik rumah mencium bau gas yang bocor. Ia lalu meminta tolong kepada Asisten Rumah Tangga (ART) Sulastri agar memeriksa gas tersebut.
Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya
"Kalau gas elpiji hampir habis kan biasanya tercium, pemilik rumah meminta tolong kepada ART untuk mengecek gas. Tapi dia mendengarnya 'nye-klek-an' gas atau menyalakan gas," ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Percikan dari pemantik api tersebut menyulut ledakan gas hingga ketiga penghuni rumah yang ada di ruangan tersebut menderita luka bakar. Menurut Wasis, regulator kompor gas di dapur tersebut memang sudah tidak layak. Banyak modifikasi agar regulator tetap bisa digunakan. Kebocoran gas tersebut diduga sudah terjadi sejak malam hari sehingga terakumulasi menumpuk di dapur.
Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total
"Diduga dari regulator yang sudah tidak layak sehingga kebocoran gas terjadi," ungkapnya.
Kondisi dapur juga diketahui minim ventilasi sehingga gas yang bocor menumpuk di dalam dapur dan tidak dapat keluar. Meskipun terjadi ledakan namun tidak ada kerusakan berat yang terjadi. Bagian kaca, maupun plafon di dapur tersebut masih utuh.
Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek
"Saat petugas pemadam kebakaran tiba sudah tidak ada kobaran api, karena sekali ledakan api langsung menghilang. Sedangkan korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek," pungkasnya.
Editor : Bramanta