Rabu, 22 Jul 2026 08:52 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Awak Bus Mudik Gratis Jatim

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 31 Mar 2026 09:32 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan kepada perwakilan awak bus. (Foto: BPJamsostek for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan kepada perwakilan awak bus. (Foto: BPJamsostek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak hanya meringankan biaya perjalanan warga, tetapi juga memberi perlindungan bagi para pekerja transportasi.

BPJS Ketenagakerjaan memastikan sopir dan awak bus yang mengantar pemudik terlindungi jaminan sosial selama bertugas.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Usung Strategi 3C untuk Perluas Jaminan Pekerja

Langkah tersebut dijalankan dalam program Mudik Bareng Gratis yang digelar Dinas Perhubungan Jawa Timur, Kamis (19/3/2026). Perlindungan mencakup seluruh awak bus, mulai dari pengemudi hingga kernet dan kondektur, yang menjadi garda depan kelancaran perjalanan.

Pelepasan peserta mudik berlangsung di depan Kantor Dishub Jatim. Dalam momen itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan awak bus, didampingi jajaran BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, mengatakan kolaborasi dengan Pemprov Jatim sudah berjalan lama, terutama dalam memperluas perlindungan bagi pekerja.

Baca Juga: Indonesia Pimpin Sidang Pleno BRICS Trade Union Forum 2026 di India

“Selama ini kami bekerja sama dengan Pemprov Jawa Timur untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja. Pada program mudik gratis, kolaborasi kembali dilakukan agar seluruh awak bus mendapat perlindungan saat bertugas,” kata Hadi.

Ia menegaskan, keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar dukungan formal. Seluruh awak bus dipastikan masuk dalam skema perlindungan, sehingga memiliki jaminan jika terjadi risiko kerja selama perjalanan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Bagi masyarakat, keberadaan perlindungan tersebut ikut meningkatkan rasa aman. Awak bus yang terlindungi diyakini dapat bekerja lebih tenang, sehingga perjalanan pemudik berlangsung lebih nyaman.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jawa Timur diharapkan menjaga kelancaran arus mudik sekaligus memberi manfaat nyata, baik bagi penumpang maupun para pekerja transportasi yang mengantarkan mereka pulang ke kampung halaman.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.