Sabtu, 06 Jun 2026 17:59 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Awak Bus Mudik Gratis Jatim

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 31 Mar 2026 09:32 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan kepada perwakilan awak bus. (Foto: BPJamsostek for jatimnow.com)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan kepada perwakilan awak bus. (Foto: BPJamsostek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak hanya meringankan biaya perjalanan warga, tetapi juga memberi perlindungan bagi para pekerja transportasi.

BPJS Ketenagakerjaan memastikan sopir dan awak bus yang mengantar pemudik terlindungi jaminan sosial selama bertugas.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Langkah tersebut dijalankan dalam program Mudik Bareng Gratis yang digelar Dinas Perhubungan Jawa Timur, Kamis (19/3/2026). Perlindungan mencakup seluruh awak bus, mulai dari pengemudi hingga kernet dan kondektur, yang menjadi garda depan kelancaran perjalanan.

Pelepasan peserta mudik berlangsung di depan Kantor Dishub Jatim. Dalam momen itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan awak bus, didampingi jajaran BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, mengatakan kolaborasi dengan Pemprov Jatim sudah berjalan lama, terutama dalam memperluas perlindungan bagi pekerja.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

“Selama ini kami bekerja sama dengan Pemprov Jawa Timur untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja. Pada program mudik gratis, kolaborasi kembali dilakukan agar seluruh awak bus mendapat perlindungan saat bertugas,” kata Hadi.

Ia menegaskan, keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar dukungan formal. Seluruh awak bus dipastikan masuk dalam skema perlindungan, sehingga memiliki jaminan jika terjadi risiko kerja selama perjalanan.

Baca Juga: Ratusan Siswa TITL SMKN 5 Surabaya Terlindungi JKK dan JKM

Bagi masyarakat, keberadaan perlindungan tersebut ikut meningkatkan rasa aman. Awak bus yang terlindungi diyakini dapat bekerja lebih tenang, sehingga perjalanan pemudik berlangsung lebih nyaman.

Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jawa Timur diharapkan menjaga kelancaran arus mudik sekaligus memberi manfaat nyata, baik bagi penumpang maupun para pekerja transportasi yang mengantarkan mereka pulang ke kampung halaman.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.