Rabu, 22 Jul 2026 10:40 WIB

Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Patungan Lindungi Relawan Sosial

Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa patungan beri sembako dan proteksi jaminan sosial bagi relawan Yayasan Nurani Mandiri. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa patungan beri sembako dan proteksi jaminan sosial bagi relawan Yayasan Nurani Mandiri. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para pekerja sosial di Yayasan Nurani Mandiri Indonesia kini bisa bernapas lebih lega saat menjalankan aktivitas kemanusiaannya.

Sebanyak 13 relawan dan pengurus yayasan tersebut mendapatkan subsidi perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta Jaminan Kematian (JKM) dari insan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Usung Strategi 3C untuk Perluas Jaminan Pekerja

Langkah ini merupakan bagian dari gerakan employee volunteering yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Menariknya, seluruh bantuan yang diserahkan bukan berasal dari anggaran resmi institusi, melainkan hasil donasi sukarela dan kocek pribadi para karyawan.

Selain memberikan payung perlindungan jaminan sosial selama tiga bulan ke depan, rombongan juga membawa bantuan logistik untuk operasional yayasan.

Paket sembako berupa 50 kilogram beras, 48 liter minyak goreng, 48 kilogram gula pasir, hingga mi instan diserahkan langsung guna menyokong kebutuhan harian di yayasan tersebut.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Ryan Gustaviana, menjelaskan bahwa aksi ini lahir dari empati para staf yang ingin melihat masyarakat di sekitarnya memiliki jaring pengaman sosial yang lebih baik.

"Kami ingin membuktikan bahwa jiwa berbagi itu melekat di setiap individu karyawan. Ini inisiatif murni dari rekan-rekan untuk memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan rasa aman bagi para relawan saat mereka bertugas di lapangan," kata Ryan.

Baca Juga: Indonesia Pimpin Sidang Pleno BRICS Trade Union Forum 2026 di India

Menurutnya, risiko kecelakaan kerja tidak mengenal profesi, termasuk bagi mereka yang bergerak di bidang sosial dan sektor informal.

Dengan adanya proteksi JKK dan JKM, para relawan kini memiliki jaminan finansial jika terjadi risiko yang tidak diinginkan saat menjalankan tugas mulia mereka.

Ryan berharap gerakan kecil ini mampu memicu kesadaran yang lebih luas bagi para pekerja mandiri maupun relawan sosial lainnya di Surabaya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan PEKA, Ahli Waris Dibina Jadi Wirausaha

Baginya, pemahaman mengenai perlindungan ketenagakerjaan sangat krusial agar setiap orang bisa bekerja tanpa rasa cemas.

"Jika mereka terlindungi, mereka bisa lebih totalitas dalam mengabdi. Kami ingin nilai-nilai gotong royong ini terus hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas," pungkasnya.

Melalui aksi turun lapangan ini, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa berupaya memperpendek jarak antara penyedia jaminan sosial dengan warga yang paling membutuhkan perlindungan di garda terdepan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.