Rabu, 22 Jul 2026 16:11 WIB

Terminal Purabaya Sidoarjo Ramai Rabu Malam, Penumpang War di Area Parkir

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 18 Mar 2026 18:50 WIB
Suasana bus Harapan Jaya jurusan Trenggalek lewat Kediri dan Tulungagung. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana bus Harapan Jaya jurusan Trenggalek lewat Kediri dan Tulungagung. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo masih dipadati pemudik pada Rabu (18/3/2026) malam. Kepadatan bahkan sudah terlihat sejak area parkir bus di bagian belakang terminal.

Kepadatan terutama terjadi pada bus dengan rute Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek, yang dilayani sejumlah perusahaan otobus seperti Bagong dan Harapan Jaya.

Baca Juga: Bus Harapan Jaya Tabrak Truk Gandeng di Tulungagung

Sejumlah penumpang rela berdesakan dan berebut kursi sejak bus masih berada di area parkir. Kondisi ini membuat sebagian penumpang yang menunggu di lorong keberangkatan harus berdiri karena keterbatasan tempat duduk.

“Mau enggak mau, harus tetap naik, Mas. Kalau enggak bisa semakin malam. Karena semuanya ya seperti ini kondisinya,” kata Bagus, pemudik yang hendak menuju Kediri.

Bagong dan Harapan Jaya memang menjadi andalan, bukan hanya bagi mereka yang hendak menuju tiga daerah tersebut. Pemudik tujuan Nganjuk juga memilih perusahaan otobus ini karena melalui tol.

Sebelumnya, puncak arus mudik di Terminal Purabaya diprediksi terjadi pada Selasa (17/3/2026), dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 45 ribu orang, baik yang datang maupun berangkat. Namun demikian, lonjakan penumpang masih berpotensi terjadi kembali menjelang Hari Raya.

Humas Terminal Purabaya, Sarah Abigail, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah terjadi sejak dibukanya Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026. Jumlah akumulatif penumpang tercatat lebih dari 200 ribu orang.

Baca Juga: Tol Gempol-Pandaan Mulai Landai, Jasa Marga Tetap Siagakan Skenario Antrean

“Kami prediksikan jumlah penumpang harian sekitar 45.000 orang, baik yang datang maupun berangkat. Secara akumulatif sejak 13 Maret, jumlahnya sudah mendekati 200.000 penumpang,” ujarnya, Selasa (17/3).

“Biasanya kepadatan juga terjadi pada H-1 Lebaran, yakni sekitar 19 hingga 20 Maret,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, sebanyak sekitar 2.200 unit bus disiagakan dan beroperasi selama 24 jam, baik untuk trayek AKAP maupun AKDP. Pihak terminal juga telah berkoordinasi dengan perusahaan otobus untuk menyiapkan armada cadangan.

Selain itu, pemeriksaan kelaikan jalan terhadap armada dilakukan setiap hari guna memastikan keselamatan penumpang.

Baca Juga: H-1 Lebaran, Arus Mudik di Simpang Tiga Mengkreng Lancar Pol

“Setiap armada diperiksa dari sisi administrasi hingga fungsi teknis. Jika tidak memenuhi syarat, akan diberikan sanksi,” jelasnya.

Pengelola terminal juga melakukan sejumlah perbaikan fasilitas, termasuk pembenahan jalur pedestrian di area drop off untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama di tengah musim hujan.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik di Terminal Purabaya dapat berjalan lancar meski terjadi peningkatan jumlah penumpang.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.