Rabu, 22 Jul 2026 22:16 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Penitipan Kendaraan, Ini Lokasi dan Tarifnya

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 18 Mar 2026 10:15 WIB
Salah satu lokasi penitipan kendaraan yang disiapkan Pemkot Surabaya. (Foto: Ni'am/jatimnow.com)
Salah satu lokasi penitipan kendaraan yang disiapkan Pemkot Surabaya. (Foto: Ni'am/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan fasilitas penitipan kendaraan bagi warga yang akan mudik pada Lebaran 2026. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkot menyediakan sejumlah lokasi park and ride dengan tarif khusus yang didiskon hingga 60 persen, selama periode 18–29 Maret 2026.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan program ini disiapkan untuk memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan kendaraannya saat bepergian ke luar kota selama libur Lebaran 2026.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Bagi warga Surabaya yang akan mudik dan kendaraannya tidak dapat masuk ke garasi rumah, kendaraan tersebut bisa diparkir menginap di lokasi park and ride yang kami sediakan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan, Pemkot Surabaya memberikan potongan tarif parkir sebesar 50 persen untuk kendaraan roda empat dan 60 persen untuk kendaraan roda dua.

“Setelah mendapatkan diskon, tarif parkir kendaraan roda empat menjadi Rp20.000 per malam,” jelasnya.

Menurutnya, tarif tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif parkir menginap pada umumnya.

“Kalau tarif normal parkir menginap di tempat lain bisa mencapai sekitar Rp100.000 per malam, sementara di park and ride milik pemkot hanya Rp20.000 per malam,” ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sementara itu, untuk kendaraan roda dua, tarif parkir yang semula Rp25.000 per hari kini menjadi Rp10.000 per hari atau selama 24 jam setelah mendapatkan potongan harga.

Trio juga mengimbau masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan di jalan atau di lingkungan permukiman saat ditinggal mudik. Selain berpotensi menimbulkan kekhawatiran bagi pemilik kendaraan, parkir di jalan juga dapat mengganggu akses warga maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau warga yang akan mudik agar tidak meninggalkan kendaraan di jalan atau di lingkungan kampung. Selain demi keamanan kendaraan, hal itu juga untuk menjaga kelancaran akses bagi warga lain,” jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Selain bagi warga yang mudik, fasilitas park and ride ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan kapasitas garasi di rumah. Misalnya, ketika garasi hanya cukup untuk satu kendaraan sementara ada kendaraan tambahan atau tamu yang datang.

Dishub Surabaya menyiapkan sejumlah lokasi park and ride yang dapat dimanfaatkan masyarakat, antara lain di Park and Ride Mayjend Sungkono, Jalan Adityawarman, kawasan parkir Kertajaya, kawasan Wisata Religi Ampel, parkir Arif Rahman Hakim, parkir Siola atau Genteng Kali yang diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, serta area parkir di Convention Hall.

“Melalui fasilitas ini, kami berharap warga yang mudik dapat meninggalkan kendaraannya dengan aman dan nyaman selama berada di luar kota,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.