Kamis, 23 Jul 2026 07:14 WIB

Pesantren Ramadan SMPN 1 Jabon dan IPNU Bentuk Karakter Pelajar

SMPN 1 Jabon bersama IPNU-IPPNU menggelar Pesantren Ramadan untuk memperkuat karakter, akhlak, dan motivasi belajar ratusan pelajar. (Foto: IPNU for JatimNow.com)
SMPN 1 Jabon bersama IPNU-IPPNU menggelar Pesantren Ramadan untuk memperkuat karakter, akhlak, dan motivasi belajar ratusan pelajar. (Foto: IPNU for JatimNow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswa SMPN 1 Jabon mengikuti Pesantren Ramadan yang digelar bersama organisasi pelajar IPNU-IPPNU. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat karakter, akhlak, dan kebiasaan positif di kalangan pelajar selama bulan suci Ramadan.

Program Pesantren Ramadan berlangsung di masjid sekolah pada Sabtu (14/3/2026). Para siswa memilih tetap berada di lingkungan sekolah pada siang hari untuk mengikuti rangkaian materi keagamaan dan pembinaan karakter.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Kolaborasi antara SMPN 1 Jabon dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Kecamatan Jabon itu lahir dari keinginan bersama untuk membangun benteng moral bagi generasi muda di tengah tantangan pergaulan remaja yang semakin kompleks.

Ketua PAC IPNU Jabon, M. Iman Sufajar, mengatakan organisasi pelajar tersebut ingin terlibat langsung dalam proses pembinaan siswa, terutama pada momentum Ramadan.

“Kami mengajak para pelajar mencintai ilmu sekaligus memperkokoh iman. Harapannya, kebiasaan baik tidak hanya muncul saat berada di masjid, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian mereka,” ujar Iman.

Menurutnya, kegiatan pesantren Ramadan menjadi ruang bagi siswa untuk memperdalam nilai keagamaan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia remaja.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pihak sekolah menyambut positif keterlibatan organisasi kepemudaan tersebut. Kepala SMPN 1 Jabon, Yayuk Dian Mandasari, menilai kerja sama tersebut membawa suasana berbeda dalam pembinaan karakter di sekolah.

“Kehadiran organisasi pelajar memberikan pendekatan yang lebih dekat dengan siswa. Materi moral dan spiritual menjadi lebih mudah diterima karena disampaikan oleh teman sebaya,” kata Yayuk.

Sepanjang kegiatan, peserta tidak hanya mendengarkan ceramah. Panitia juga menghadirkan sesi dialog dan motivasi berprestasi agar suasana belajar tetap hidup.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Pendekatan tersebut dirancang agar nilai-nilai keimanan tidak berhenti pada teori, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, para siswa di wilayah selatan Kabupaten Sidoarjo diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki keseimbangan antara prestasi akademik dan karakter.

Sekolah berharap pembinaan spiritual semacam itu dapat memperkuat fondasi moral pelajar sekaligus menyiapkan generasi muda yang berintegritas dan berakhlak baik di masa depan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.