Sabtu, 06 Jun 2026 23:28 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Ini Kata Bahlil

Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) telah meninggalkan kawasan sekitar Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. (Foto/Instagram)
Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) telah meninggalkan kawasan sekitar Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. (Foto/Instagram)

jatimnow.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah mulai berdampak nyata pada rantai pasok energi Indonesia. Sebanyak empat kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dilaporkan tertahan di kawasan perairan Iran, tepatnya di sekitar Selat Hormuz.

Meski membawa muatan minyak mentah yang krusial, Pemerintah Indonesia mengklaim situasi tetap terkendali.

Baca Juga: PGN Godok Rencana Penyaluran Gas CNG untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa kapal-kapal tersebut mengangkut komoditas vital untuk kebutuhan dalam negeri.

Saat ini, otoritas terkait sedang mengupayakan jalur diplomasi agar aset negara tersebut bisa segera melanjutkan pelayaran.

"Isinya minyak mentah. Ada dua kargo yang terdampak, tapi proses negosiasi sedang berjalan. Insya Allah segera selesai, mohon doanya saja," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, seperti dikutip dari investor.id, Rabu (11/3/2026).

Kabar tertahannya aset PIS ini menyusul ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran. Dari empat kapal yang terdeteksi berada di zona merah, dua tanker terpantau berada tepat di dalam Selat Hormuz, titik nadi distribusi minyak dunia yang sangat sensitif. Sementara dua lainnya berada di area luar.

VP Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan prioritas utama perusahaan saat ini adalah keselamatan kru kapal.

Baca Juga: Waspadai Jebakan Geopolitik, Bamsoet Minta Pemerintah Jaga Rupiah

Pihaknya terus menjalin komunikasi intens dengan Kementerian Luar Negeri untuk memantau posisi awak dan fisik kapal Pertamina secara real-time.

"Kami pastikan seluruh awak kapal dan aset dalam kondisi baik. Pemantauan dilakukan sangat ketat mengingat dinamika di lapangan yang sangat cair," kata Baron.

Terkait kekhawatiran kelangkaan bahan bakar di dalam negeri, Pertamina meminta masyarakat tidak panik.

Baca Juga: Geopolitik Global Memanas, Pertamina Siagakan 345 Kapal Distribusi

Meskipun Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah dari Timur Tengah dengan porsi mencapai 19 persen, stok nasional diklaim masih dalam batas aman.

Manajemen pelat merah ini telah menyiapkan strategi mitigasi untuk mengalihkan sumber pasokan jika gangguan di Selat Hormuz berlanjut dalam jangka panjang.

Langkah ini diambil guna menjamin agar distribusi BBM ke seluruh pelosok tanah air tidak terganggu oleh guncangan politik di kancah global.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.