Rabu, 22 Jul 2026 12:59 WIB

Kontes Lele Lamongan Bakal Digelar, Catat Syarat dan Ketentuannya

Foto:  Poster kegiatan Kontes Lele Lamongan peringati Puncak HPN 2026. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Poster kegiatan Kontes Lele Lamongan peringati Puncak HPN 2026. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Semarak Kontes Lele Lamongan (Kolela) mulai mengisi ruang-ruang obrolan keseharian masyarakat. Tanda dan tanya soal bagaimana teknis perlombaan digelar kian banyak berseliweran.

Kolela menjadi even perdana yang mengangkat ikon Kabupaten Lamongan yakni ikan lele menjadi sebuah ajang promosi dan pengenalan potensi lokal melalui hiburan masyarakat.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Kegiatan ini digagas sejumlah jurnalis senior dan berhasil diwujudkan PWI Lamongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Kontes ini masuk dalam agenda Ramadan Meriah yang digelar Pemkab Lamongan melalui Diskoperindag dan Dekranasda.

Resmi dibuka Rabu (4/3/2026) Ramadan Megilan akan menampilkan berbagai kegiatan mulai dari Ramadan Fasion Parede selama 3 hari kedepan, hari ke-4 tepatnya Sabtu (7/3/2026) diisi festival patrol, sementara Kolela akan menjadi penutup sekaligus puncak kegiatan HPN 2026 di Lamongan, Minggu (8/3/2026)

Selain kontes lele dengan memperlombakan berat ikan juga akan diisi festival menyet lele yang nantinya bisa dijadikan santapan ketika waktu berbuka puasa tiba.

Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko kegiatan Kolela akan menjadi puncak Hari Pers Nasional 2026 di Lamongan. Kegiatan digelar sore hari menjelang berbuka puasa.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

"Even perdana, Kolela mampu menyedot antusias masyarakat luas, bukan hanya yang ingin berpartisipasi menjadi peserta melainkan juga yang penasaran ingin menonton," kata Kadam, Rabu (4/3/2026).

Kadam menambahkan jika nantinya peserta lomba bakal memperebutkan hadiah total Rp 5 jt. Bagi pemenang pertama ikan akan dilelang secara terbuka.

"Lele pemenang akan dilelang, dan hasilnya akan disalurkan melalui kegiatan bakti sosial mengingat masih dalam bulan suci ramadan," katanya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Untuk syarat peserta dan ketentuannya meliputi :

1. Peserta Umum, WNI.
2. Satu peserta hanya membawa 1 ekor lele.
3. Lele dalam kondisi hidup.
4. Setiap peserta wajib membawa peralatan untuk penampungan lele.
5. Panitia mengambil 3 pemenang kategori berat, apabila ditemukan hasil sama antar peserta lomba akan dilakukan pengukuran panjang dari mulut hingga ujung ekor untuk menentukan pemenang.
6. Hadiah uang tunai,piagam dan trophy.
7. Juara 1 (terberat) timbangan menjadi kewenangan panitia, untuk dilelang. Hasil lelang diperuntukkan Bakti Sosial.
8. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak bisa diganggugugat.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.