Sabtu, 06 Jun 2026 22:25 WIB

Polisi Tangkap 6 Pelaku Penganiayaan saat Patrol Sahur di Lamongan, 3 Masih Buron

Ungkap kasus penganiayaan saat patrol sahur di Kecamatan Bluluk, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ungkap kasus penganiayaan saat patrol sahur di Kecamatan Bluluk, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com – Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi saat patrol sahur di Dusun Wareng, Desa Songgowareng, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pada Minggu (22/2/2026) lalu. Dalam kasus tersebut, enam pelaku telah diamankan, sementara tiga lainnya masih buron.

Kapolres Lamongan, Arif Fazlurrahman, mengungkapkan bahwa momentum Ramadan kerap diwarnai aksi tawuran yang dipicu aktivitas patrol sahur oleh sejumlah kelompok pemuda.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

“Dari beberapa peristiwa yang terjadi, kami berhasil mengungkap kasus di Kecamatan Bluluk dengan mengamankan enam pelaku,” ujar AKBP Arif, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan sembilan orang sebagai pelaku. Enam di antaranya telah diamankan, yakni RAP (15), MF (15), AV (17), AH (16), serta dua pelaku dewasa.

Empat pelaku yang masih berstatus di bawah umur telah diserahkan kepada orang tua masing-masing untuk pembinaan. Sementara dua pelaku dewasa ditahan di Rutan Polres Lamongan. Tiga pelaku lainnya berinisial G, F, dan D kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kami telah menetapkan sembilan pelaku. Dua dilakukan penahanan, empat diserahkan kepada orang tua karena masih pelajar, dan tiga lainnya masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 02.10 WIB. Pelapor berinisial FIK mendengar kegaduhan di luar rumahnya yang berasal dari konvoi patrol sahur sekelompok pemuda.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur, Pria di Tulungagung Bacok Tetangganya Saat Memancing

Saat hendak mengecek situasi, FIK mendapati putranya, CAF, tengah dianiaya oleh sekelompok pemuda yang terlibat cekcok. FIK sempat berupaya melerai, namun tidak berhasil.

“Pelapor kemudian berteriak ‘maling’ untuk menarik perhatian warga. Mendengar teriakan tersebut, para pelaku langsung melarikan diri dan membubarkan diri,” jelas Kapolres.

Dipicu Sentimen Perguruan Silat

Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, motif penganiayaan dipicu sentimen antarperguruan silat. Korban diketahui mengenakan kaos salah satu perguruan silat yang berbeda dengan para pelaku.

“Penganiayaan terjadi karena provokasi saat patroli sahur. Pelaku memergoki korban memakai atribut perguruan silat lain, sehingga terjadi aksi kekerasan,” tuturnya.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan Diri

Para pelaku dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Sementara itu, terhadap pelaku yang masih anak-anak diterapkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Kasus ini masih terus dikembangkan, sementara polisi memburu tiga pelaku yang masuk DPO.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.