Sabtu, 06 Jun 2026 10:03 WIB

UMSURA Gaungkan Perdamaian Dunia di Tengah Konflik Iran–Israel

UMSURA gaungkan perdamaian dunia di tengah konflik Iran–Israel lewat kuliah internasional dan aksi penancapan bendera global. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)
UMSURA gaungkan perdamaian dunia di tengah konflik Iran–Israel lewat kuliah internasional dan aksi penancapan bendera global. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketegangan Iran vs Israel yang melibatkan Amerika Serikat memicu kekhawatiran global. Di tengah situasi tersebut, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) memilih bersuara.

Kampus itu menggelar kuliah tamu internasional dan aksi simbolik penancapan bendera dunia sebagai seruan perdamaian global.

Baca Juga: Mendiktisaintek Batasi Kuota PTN hingga Juli, Beri Ruang untuk Kampus Swasta

Langkah UMSURA bukan sekadar agenda akademik. Ratusan mahasiswa Fakultas Hukum berdiri bergandengan tangan, mengangkat bendera berbagai negara, lalu menancapkannya di peta dunia.

Aksi tersebut menggambarkan solidaritas lintas bangsa dan harapan agar konflik Iran vs Israel tidak meluas menjadi perang terbuka yang merugikan masyarakat sipil.

Rektor UMSURA Prof Mundakir menyebut kampus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga akal sehat publik ketika dunia terseret konflik.

“Tema hukum internasional dalam menciptakan perdamaian sangat relevan dengan situasi global saat ini. Sebagai masyarakat kampus yang menjunjung nilai kemanusiaan dan cinta damai, kami menyerukan pentingnya perdamaian global di tengah konflik yang terjadi,” kata Mundakir, Selasa (03/3/2026).

UMSURA gaungkan perdamaian dunia di tengah konflik Iran–Israel lewat kuliah internasional dan aksi penancapan bendera global. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)UMSURA gaungkan perdamaian dunia di tengah konflik Iran–Israel lewat kuliah internasional dan aksi penancapan bendera global. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)

Kuliah bertajuk International Law, Islamic Civilization Cooperation, and Future Peace: A Comprehensive Dialogue Between Iran and Indonesia menghadirkan Amir Rezaei Panah dari Shahid Beheshti University.

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

Forum tersebut membedah peran hukum internasional dan kerja sama peradaban Islam dalam merawat stabilitas dunia.

Amir memandang perdamaian tak cukup dibangun lewat diplomasi formal. Ia mengajak generasi muda melihat masa depan melalui pendekatan peradaban yang realistis.

“Strategi untuk menghidupkan kembali cara hidup Islami dilakukan melalui pendekatan peradaban dan penguatan identitas. Masa depan perlu dilihat dengan realisme dan pragmatisme, bukan terjebak perpecahan masa lalu,” ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum UMSURA, Satria Unggul Wicaksana, menilai eskalasi konflik telah melampaui manuver politik. Korban sipil berjatuhan, sementara diplomasi kian terpinggirkan.

Baca Juga: Umsura Kukuhkan Guru Besar Keperawatan, Usung Konsep Holistik

“Ketika diplomasi diabaikan dan digantikan kekuatan militer, dunia bukan hanya kehilangan kedamaian, tetapi juga kehilangan akal sehat,” tegasnya.

Menurut Satria, Indonesia memiliki posisi strategis melalui politik luar negeri Bebas-Aktif. Amanat konstitusi untuk ikut menciptakan ketertiban dunia memberi ruang bagi Indonesia memainkan peran sebagai kekuatan lunak yang mendorong penyelesaian damai.

Kehadiran mahasiswa internasional dari Uzbekistan, Pakistan, Yaman, Mali, Sudan, dan Afghanistan memperkuat pesan bahwa generasi muda lintas negara menolak perang.

Dari ruang kuliah di Surabaya, suara itu bergema. Konflik boleh terjadi, tetapi kemanusiaan tak boleh tumbang.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.