Sabtu, 06 Jun 2026 15:13 WIB

Bawa Amunisi hingga Roda Truk, Prajurit Brigif 2 Marinir Uji Fisik di Sidoarjo

Prajurit Brigif 2 Marinir membawa dua kotak amunisi ketika beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026). (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)
Prajurit Brigif 2 Marinir membawa dua kotak amunisi ketika beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026). (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

jatimnow.com - Kesatrian Marinir Moekijat berubah menjadi medan pembuktian ketangguhan fisik. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Pasmar 2, para prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir (Brigif 2 Marinir) beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026).

Perlombaan ini jauh dari sekadar lari jarak pendek biasa. Sebanyak 20 prajurit terbaik dari tiap satuan pelaksana ditantang menempuh jarak sprint 900 meter yang terbagi ke dalam enam rintangan ketangkasan setiap 150 meternya. Setiap rintangan mensimulasikan beban dan tekanan nyata di medan pertempuran.

Baca Juga: Aksi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir Lumpuhkan Musuh di Karangpilang

Etape awal dimulai dengan aksi memukau lima peserta pertama yang berlari sambil memanggul perahu karet.

Tekanan fisik meningkat di rintangan kedua saat peserta harus memikul tas rangsel seberat 20 kilogram, disusul dengan lari sambil mengendalikan roda truk Liaz pada titik ketiga.

Memasuki fase akhir yang menguras stamina, para prajurit diwajibkan membawa dua kotak amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG dan kotak amunisi senapan panjang secara estafet. Perlombaan ditutup dengan lari menggunakan pack berbobot 10 kilogram hingga menyentuh garis finis.

Baca Juga: Brigif 2 Marinir Uji Ketangkasan Tempur Lewat Lomba Renang Ponco

Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembinaan kemampuan dasar Korps Marinir.

"Ketahanan fisik prajurit selain bagian dari pembinaan satuan agar siap di medan operasi, juga bertujuan melatih efisiensi gerak dan pengelolaan pernapasan di bawah tekanan tinggi," ujar Kolonel Aang.

Persaingan ketat antar-satuan menghasilkan kejutan di garis finis. Yonif 3 Marinir berhasil membuktikan diri sebagai yang tercepat dan meraih juara pertama.

Baca Juga: Marinir Kirim Satgas Rekonstruksi, Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

Menyusul di posisi kedua adalah Denipam 2 Marinir, sementara Yonkappa 2 Marinir harus puas di peringkat ketiga.

Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen Brigif 2 Marinir dalam mencetak prajurit yang tidak hanya profesional secara taktis, tetapi juga memiliki fondasi fisik baja untuk menjawab tantangan tugas masa depan yang kian kompleks.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.