Rabu, 22 Jul 2026 04:53 WIB

Bawa Amunisi hingga Roda Truk, Prajurit Brigif 2 Marinir Uji Fisik di Sidoarjo

Prajurit Brigif 2 Marinir membawa dua kotak amunisi ketika beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026). (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)
Prajurit Brigif 2 Marinir membawa dua kotak amunisi ketika beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026). (Foto: Ainul Yakin for JatimNow.com)

jatimnow.com - Kesatrian Marinir Moekijat berubah menjadi medan pembuktian ketangguhan fisik. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Pasmar 2, para prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir (Brigif 2 Marinir) beradu cepat dalam Lomba Lari Estafet Militer yang ekstrem, Jumat (13/2/2026).

Perlombaan ini jauh dari sekadar lari jarak pendek biasa. Sebanyak 20 prajurit terbaik dari tiap satuan pelaksana ditantang menempuh jarak sprint 900 meter yang terbagi ke dalam enam rintangan ketangkasan setiap 150 meternya. Setiap rintangan mensimulasikan beban dan tekanan nyata di medan pertempuran.

Baca Juga: Marinir Latih Sarjana Jadi Agen Perubahan Ekonomi Rakyat

Etape awal dimulai dengan aksi memukau lima peserta pertama yang berlari sambil memanggul perahu karet.

Tekanan fisik meningkat di rintangan kedua saat peserta harus memikul tas rangsel seberat 20 kilogram, disusul dengan lari sambil mengendalikan roda truk Liaz pada titik ketiga.

Memasuki fase akhir yang menguras stamina, para prajurit diwajibkan membawa dua kotak amunisi Senjata Mesin Sedang (SMS) GPMG dan kotak amunisi senapan panjang secara estafet. Perlombaan ditutup dengan lari menggunakan pack berbobot 10 kilogram hingga menyentuh garis finis.

Baca Juga: Aksi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir Lumpuhkan Musuh di Karangpilang

Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembinaan kemampuan dasar Korps Marinir.

"Ketahanan fisik prajurit selain bagian dari pembinaan satuan agar siap di medan operasi, juga bertujuan melatih efisiensi gerak dan pengelolaan pernapasan di bawah tekanan tinggi," ujar Kolonel Aang.

Persaingan ketat antar-satuan menghasilkan kejutan di garis finis. Yonif 3 Marinir berhasil membuktikan diri sebagai yang tercepat dan meraih juara pertama.

Baca Juga: Brigif 2 Marinir Uji Ketangkasan Tempur Lewat Lomba Renang Ponco

Menyusul di posisi kedua adalah Denipam 2 Marinir, sementara Yonkappa 2 Marinir harus puas di peringkat ketiga.

Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen Brigif 2 Marinir dalam mencetak prajurit yang tidak hanya profesional secara taktis, tetapi juga memiliki fondasi fisik baja untuk menjawab tantangan tugas masa depan yang kian kompleks.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.