Kamis, 23 Jul 2026 04:12 WIB

Kuburan Nenek di Malang Dibongkar Polisi, Tewas Tak Wajar Diduga Dibunuh Cucu

Proses autopsi jenazah J di pemakaman dusun setempat. (Foto: Satreskrim Polres Malang/jatimnow.com)
Proses autopsi jenazah J di pemakaman dusun setempat. (Foto: Satreskrim Polres Malang/jatimnow.com)

jatimnow.com – Polisi membongkar kuburan seorang nenek di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, setelah kematiannya diduga tidak wajar. Korban berinisial J (95), warga Dusun Sidomarto, Desa Sidorenggo, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Kamis (6/2/2026).

Sebelumnya, keluarga sempat menguburkan jenazah J. Namun, hasil penyelidikan kepolisian menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan perampokan disertai kekerasan.

Baca Juga: Polemik Penolakan Makam Dekat Tempat Wudhu Masjid di Banyuwangi, Bikin Jemaah Ketakutan

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar mengungkapkan, keluarga sebenarnya mencurigai kematian J karena ditemukan beberapa luka di tubuh korban. Meski demikian, pihak keluarga awalnya tidak mengizinkan dilakukan autopsi.

“Setelah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi, penyidik menemukan adanya dugaan pencurian yang disertai kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” kata AKP Bambang Subinanjar saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Kecurigaan tersebut diperkuat setelah polisi akhirnya melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Pembongkaran makam dilakukan pada Sabtu (7/2) oleh tim Satreskrim Polres Malang bersama dokter forensik.

“Tindakan tersebut dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari pihak keluarga. Usai seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah korban kembali dimakamkan pada hari yang sama,” jelasnya.

Baca Juga: Viral Pembongkaran Makam Baru di Lamongan, Katanya untuk Cari Kesaktian

Dari hasil penyelidikan, dugaan awal kematian J mengarah pada cucunya sendiri berinisial TC alias F (18). TC diduga meminta bantuan seorang temannya, RA (16), untuk mengambil barang berharga milik neneknya.

“TC alias F ini merupakan cucu kandung korban. Kalau untuk RA tidak ada hubungan keluarga, dia hanya teman dari TC. Keduanya diduga terlibat dalam pencurian yang disertai kekerasan,” ungkap Bambang.

Saat ini, TC dan RA yang sama-sama warga Desa Sidorenggo telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Malang, termasuk pendalaman dugaan motif warisan yang melatarbelakangi aksi tersebut.

Baca Juga: Dibongkar, Kuburan Misterius di Mojokerto itu Berisi Orok

Dari kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa perhiasan emas, uang tunai, serta pakaian yang terdapat bercak darah.

“Seluruh barang bukti telah diamankan dan menjadi bagian dari pembuktian dalam proses hukum,” terangnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.