Rabu, 22 Jul 2026 04:02 WIB

PKS Jatim Perkuat Ideologi Kader Hadapi Dinamika Politik Nasional

PKS Jatim menggelar penguatan ideologi kader sebagai bekal merespons dinamika politik lokal, nasional, dan global. (Foto: Humas PKS/jatimnow.com)
PKS Jatim menggelar penguatan ideologi kader sebagai bekal merespons dinamika politik lokal, nasional, dan global. (Foto: Humas PKS/jatimnow.com)

jatimnow.com - PKS Jawa Timur memperkuat fondasi ideologi kader dan pejabat publiknya untuk merespons dinamika politik yang kian kompleks, mulai dari perdebatan sistem pilkada hingga isu global seperti Palestina dan peran partai dalam pemerintahan.

Langkah tersebut diambil melalui Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) yang digelar Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jatim di Surabaya, Sabtu (1/2/2026).

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Ketua MPW PKS Jawa Timur, Ahmadi, menyebut SKDP menjadi pegangan moral dan konsepsional bagi pimpinan struktur, kader, serta anggota DPRD Fraksi PKS agar tetap solid dalam menyikapi isu publik yang terus bergerak.

“Peserta SKDP, khususnya pejabat struktur dan anggota dewan, diharapkan semakin matang merespons isu publik dengan berlandaskan kepatuhan pada Konsepsi Dasar Partai,” ujar Ahmadi.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Prime Biz Surabaya ini diikuti 135 peserta. Materi yang dibahas mencakup AD/ART, Falsafah Dasar dan Paradigma Perjuangan PKS, Garis Besar Kebijakan Partai, pengarusutamaan keluarga, wanantara, hingga platform PKS dalam pembangunan nasional.

Sejumlah pengurus Majelis Pertimbangan Partai (MPP) hadir sebagai narasumber, antara lain Sekretaris MPP PKS Baran Wirawan, anggota Komisi SDM, Organisasi dan Kewilayahan MPP Diah Nurwitasari, serta Sri Rahayu dari Komisi Pembangunan dan Ketahanan Keluarga MPP.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Baran Wirawan menilai penguatan ideologi menjadi kebutuhan mendesak agar kader dan pejabat publik PKS memiliki kepekaan terhadap perubahan lingkungan strategis, baik lokal, nasional, maupun global.

“Kepatuhan pada AD/ART, Falsafah Dasar, Paradigma Perjuangan, dan Garis Besar Kebijakan Partai harus menjadi alat analisis kebijakan bagi pejabat publik dalam merespons isu mutakhir, termasuk wacana Board of Peace, sistem pilkada, dan posisi PKS sebagai partai koalisi pemerintah dalam kerangka kolaborasi dan kontribusi,” kata Baran.

Sekretaris MPW PKS Jawa Timur, Achmad Zakaria, menambahkan bahwa partai tidak boleh terjebak pada kalkulasi elektoral semata. Menurutnya, kekuatan politik jangka panjang ditentukan oleh kedalaman ideologi kader.

Baca Juga: PKS Jatim Beasiswai Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis

“PKS harus menyiapkan kader yang matang secara ideologis untuk mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.

Zakaria memastikan program serupa akan digelar berjenjang hingga tingkat daerah. Kegiatan itu juga dirancang menyasar bakal calon legislatif, kader perempuan, serta generasi muda.

“Insya Allah SKDP akan diperluas hingga daerah, termasuk untuk kader perempuan dan Gen Z,” pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.