Sabtu, 06 Jun 2026 17:59 WIB

Ini Cara Dharma Wanita Surabaya Semangati Guru Pembimbing ABK

Para Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama 120 Guru Pembimbing Khusus (GPK) usai nobar.
Para Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama 120 Guru Pembimbing Khusus (GPK) usai nobar.

jatimnow.com — Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya bersama 120 Guru Pembimbing Khusus (GPK) dari 40 sekolah inklusi Surabaya menggelar nonton bareng (nobar) film 'Dancing In The Rain' di Ciputra World Surabaya, Jumat (19/10/2018).

Film Dancing in The Rain ini bercerita tentang seorang anak kecil bernama Banyu yang mengalami gangguan psikis spektrum autis dan ditelantarkan oleh orang tuanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bahkan, sejak kecil anak itu diasuh Eyang Uti (Christine Hakim) dengan harapan dewasa nanti Banyu memiliki optimis hidup layaknya orang normal.

Tidak hanya Eyang Uti yang menyayangi Banyu. Dua temannya bernama Radin dan Kinara, juga merasakan ada hal yang istimewa pada sosok Banyu. Ketiganya pun bersahabat hingga dewasa.

Chusnur Ismiati Hendro Gunawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya yang juga turut serta menghadiri nobar film Dancing In The Rain berharap, para guru pembimbing khusus harus bisa mencerna arti dalam film tersebut sebagai penyemangat.

"Film ini memiliki pesan yang berarti bagi kita semua, terutama bagi guru GPK dan orang tua. Kita mengajak agar terus menjaga kekompakan dan berjejaring supaya bisa berkomunikasi yang bermanfaat bagi anak kita dan sekitarnya," tutur Chusnur.

Pada kesempatan itu, orang tua maupun para guru diharapkan mampu memahami anak berkebutuhan khusus (ABK) dan tidak membiarkannya. Namun sebaliknya, ABK itu harus diajak untuk hidup bersama-sama layaknya anak normal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Senyatanya anak autis itu juga manusia dan bukan individu yang memiliki kelainan yang berbeda. Buktinya pada film ini, pemeran anak autisnya bisa disayangi oleh teman-temannya. Kami memiliki harapan kehidupan yang setara. Artinya bagi guru-guru bisa mengaplikasikan hal itu di sekolah," harapnya.

Istri Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan itu menambahkan, jangan pernah mengatakan bahwa anak autis itu menjadi beban bagi keluarga. Sehingga membuatnya enggan mengasuh sendiri dan lebih menitipkan pada orang lain.

"Selain terapi maupun pengobatan bagi anak-anak kita, namun harus selalu mengajak berkomunikasi. Tapi ada satu hal yang perlu dicermati, orang normal itu tidak ada, karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita harapkan anak autis bisa membuat kelebihan tersendiri bagi keluarga kita," jelasnya.

Tak hanya nonton bareng, pihaknya juga akan selalu menggelar kegiatan bertema work autism bersama sahabat autis, hari distabilitas dan masak bersama anak-anak berkebutuhan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Guru dan murid autis itu ibaratnya teman, sehingga bisa bersinergi. Karena anak-anak ini adalah anak istimewa. Mereka juga sangat berharga, kita berharap bisa memahami kebutuhan mereka, sehingga tidak ada anak-anak yang tertinggal maupun yang terbelakang," imbuhnya.

Sementara itu, Diah Mutiara Adi guru SDN Ngagel Rejo III yang juga terlibat dalam nobar film tersebut mengungkapkan acara nobar film Dancing In The Rain itu sekaligus menjadi ajang upgrade ilmu, silaturahmi maupun menjaga kekompakan.

"Terimakasih kami telah dilibatkan dalam acara ini, sehingga kita selalu bisa termotivasi untuk membersarkan optimisme anak didik kita," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.