Rabu, 22 Jul 2026 05:41 WIB

Drama Ormas Madas-Armuji Berakhir Damai di Meja Rektor Unitomo

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 06 Jan 2026 16:16 WIB
Rektor Unitomo Siti Marwiyah berhasil memediasi konflik antara ormas Madas Sedarah dan Wawali Surabaya Armuji. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Rektor Unitomo Siti Marwiyah berhasil memediasi konflik antara ormas Madas Sedarah dan Wawali Surabaya Armuji. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seteru panas antara organisasi kemasyarakatan (ormas) Madas Sedarah dengan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, akhirnya menemui titik terang di awal tahun 2026.

Melalui mediasi yang diinisiasi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), kedua belah pihak sepakat mengakhiri ketegangan hukum dan sosial yang sempat memicu riuh di jagat maya.

Baca Juga: Khitan Bahagia Unitomo, 140 Anak Dapat Uang Saku dan Perlengkapan Sekolah

Rektor Unitomo, Siti Marwiyah, mengambil inisiatif mempertemukan kedua pihak setelah melihat eskalasi konflik yang berisiko memecah harmoni warga. "

Surabaya adalah rumah bagi keberagaman etnis dan budaya yang harus kita rawat bersama. Jika kota ini bergejolak, dampaknya terasa hingga ke tingkat nasional," ujar Siti Marwiyah, Selasa (06/1/2025).

Langkah perdamaian ini ditandai dengan pencabutan laporan polisi di Polda Jawa Timur oleh pihak Madas Sedarah.

Sebelumnya, ormas tersebut melayangkan laporan terkait konten video Armuji yang dianggap menyinggung marwah organisasi.

Keterlibatan Unitomo bukan tanpa alasan. Salah satu tokoh kunci dalam perselisihan ini, Taufik dari Madas Sedarah, merupakan dosen aktif di Fakultas Hukum Unitomo sekaligus kandidat doktor hukum pidana.

Hal ini sempat memicu serangan komentar negatif netizen di akun media sosial kampus yang mempertanyakan netralitas institusi.

Baca Juga: Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

Siti Marwiyah menegaskan bahwa mediasi ini merupakan perwujudan Tridarma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat.

Menurutnya, institusi pendidikan memiliki kewajiban moral menjadi "benteng" dan penengah saat terjadi gesekan horizontal di tengah warga.

"Saya meminta Mas Taufik untuk membawa Madas ke arah yang lebih humanis dan membekali anggota dengan pemahaman hukum yang kuat. Kita harus menunjukkan bahwa hidup berdampingan wajib berlandaskan aturan, bukan sekadar perintah personal," tambahnya.

Proses rekonsiliasi ini berjalan cukup cepat. Rektor mengaku langsung menghubungi Taufik untuk klarifikasi tak lama setelah video konflik tersebut viral. Momentum kunci terjadi saat Wakil Wali Kota Surabaya menelepon Rektor pada pukul 06.00 WIB untuk mencari jalan keluar.

Baca Juga: Unitomo dan PMI Surabaya Latih 1.400 Anggota PMR Hadapi Bencana dan Krisis Iklim

Dalam pertemuan tersebut, Armuji secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan yang terjadi.

Gayung bersambut, pihak Ormas Madas Sedarah sepakat menghentikan langkah hukum dan mencabut tuntutan evaluasi kinerja Wawali yang sebelumnya dikirimkan ke DPRD Surabaya.

"Masalah ini sekarang sudah tuntas (clear). Kami bersyukur kedua pihak memilih bersalaman dan mengutamakan ketenangan kota Surabaya di atas ego masing-masing," pungkas Siti Marwiyah.

Dengan kesepakatan damai ini, Unitomo berharap persepsi publik terhadap keterlibatan akademisi dalam organisasi kemasyarakatan dapat dilihat secara objektif sebagai upaya pembinaan hukum dari dalam institusi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.