Rabu, 22 Jul 2026 06:13 WIB

Marcos Reina Sebut Persik Layak Menang Saat Lawan Persib Bandung

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 06 Jan 2026 08:59 WIB
Foto: Pemain Persik Kediri saat melawan Persib Bandung. (Persik Kediri/jatimnow.com)
Foto: Pemain Persik Kediri saat melawan Persib Bandung. (Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com-Persik Kediri menahan imbang tim tamu Persib Bandung di pekan ke 16 kompetisi Super League musim ini. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri, mereka bermain imbang dengan skor 1-1. Sempat tertinggal lebih dulu, Persik Kediri sukses menyamakan skor melalui sundulan pemain belakang M Firly di menit injury time. Laga ini berlangsung sangat sengit hingga menit terakhir.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengaku sangat bersyukur dengan tambahan 1 poin yang didapat dalam pertandingan tersebut. Marcos menegaskan bahwa hasil imbang bukanlah buruk. Mengingat lawan merupakan tim yang cukup kuat. Skuad Macan Putih juga bermain cukup bagus dan mereka berhasil mengejar ketertinggalan di menit akhir pertandingan.

Baca Juga: Persik Kediri Perpanjang Kontrak Marcos Reina, Razzi: Tidak Diragukan Lagi

"Satu poin dari Persib Bandung adalah hasil yang baik dan Persik Kediri sudah berusaha, berjuang," ujarnya, Senin (5/01/025) malam.

Marcos juga menyebut bahwa Persik Kediri layak memenangi laga ini. Meskipun sempat kesulitan membongkar pertahan lawan, namun mereka dapat bangkit di babak kedua. Pergantian pemain yang dilakukan sukses menambah tekanan bagi Persib Bandung. Terlebih setelah pemain Persib Bandung mendapat kartu merah karena pelanggaran keras.

Baca Juga: Leonardo Navacchio Tak Lagi Berseragam Persik Kediri Musim Depan

"Sebenarnya kami juga pantas menang, tapi tetap kembali ke awal satu poin bukanlah hasil yang buruk," tuturnya.

Pelatih asak Spanyol ini menyebut laga tersebut menjadi ujian mental bagi pemain. Laga ini menjadi momentum penting dalam membangun mentalitas pemain. Menurutnya Persik mampu menunjukkan bahwa mereka bisa mengimbangi bahkan menekan tim besar dengan gaya bermain sendiri. Hal ini menjadi modal utama untuk pertandingan selanjutnya.

Baca Juga: Persik Youth Development Gelar Seleksi Pemain Muda, Siap Hadapi EPA 2026

"Ini adalah pertandingan yang membangun mental tim. Para pemain melihat bahwa melawan salah satu tim terbaik di liga, mereka bisa mengontrol permainan dan hampir memenangkannya. Secara mental, ini menjadi booster besar bagi tim," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.