Rabu, 22 Jul 2026 06:10 WIB

Arus Peti Kemas TPS Surabaya Tembus 1,5 Juta TEUs Sepanjang 2025

Aktivitas bongkar muat di Dermaga Internasional PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)
Aktivitas bongkar muat di Dermaga Internasional PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aktivitas perdagangan internasional melalui gerbang utama Jawa Timur menunjukkan tren positif di pengujung tahun.

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melaporkan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 4,03 persen pada Desember 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan ini mengonfirmasi terjaganya denyut logistik ekspor-impor meski dinamika global terus membayangi.

Baca Juga: Manufacturing Surabaya 2026 Perkuat Ekosistem Industri Timur Indonesia

Volume pengiriman terpantau merangkak naik dari 132 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) pada November menjadi 138 ribu TEUs di bulan Desember.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor internasional yang menyumbang 130 ribu TEUs, disusul lini domestik sebesar 8 ribu TEUs.

Jika melihat potret sepanjang tahun 2025, arus peti kemas internasional di pelabuhan ini menyentuh angka 1,509 juta TEUs.

Meski total volume tahunan terkoreksi tipis 0,45 persen akibat ketidakseimbangan frekuensi kapal domestik, TPS tetap mengukuhkan dominasinya dengan menguasai 83 persen pangsa pasar peti kemas internasional di seluruh wilayah Pelabuhan Tanjung Perak.

"Pertumbuhan ini mencerminkan operasional terminal yang tetap tangguh di tengah fluktuasi logistik global," ungkap Erika Asih Palupi, perwakilan manajemen TPS, Senin (5/1).

Baca Juga: Portground Pelindo TPK Ajak Anak Kenal Pelabuhan dan Bahaya Narkoba

Ia menambahkan bahwa keandalan alat bongkar muat dan kelancaran sistem di lapangan menjadi kunci utama yang menjaga arus barang tetap mengalir tanpa hambatan.

Sektor ekspor menunjukkan performa paling impresif dengan kenaikan 5 persen secara bulanan pada Desember, mencapai 62 ribu TEUs.

Sementara itu, volume impor mengikuti di angka 68 ribu TEUs atau tumbuh 2,98 persen. Sepanjang 2025, komposisi perdagangan luar negeri melalui TPS relatif seimbang, yakni 49 persen untuk ekspor dan 51 persen untuk impor.

Kecepatan layanan di dermaga sepanjang 1.000 meter ini juga mendapat pengakuan dari pelaku usaha. Wakil Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Timur, Boy George Rahman, menyebut efisiensi di TPS memberikan dampak instan bagi daya saing eksportir.

Baca Juga: Tarif Angkutan Muatan PELNI Naik Mulai 1 Juli 2026, Cek Jenis yang Terdampak

"Kami merasakan betul percepatan layanan, terutama saat proses receiving peti kemas ekspor. Waktu putar truk (Truck Round Time) kini konsisten di bawah 30 menit. Ini efisiensi nyata yang sangat membantu pelaku usaha dalam mengejar jadwal pengiriman kapal," papar Boy.

Secara teknis, produktivitas TPS kini melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Berbekal 12 unit e-CC (electrified Container Crane), terminal ini mampu mencatatkan kecepatan bongkar muat rata-rata 52 box per kapal setiap jamnya. Angka ini jauh di atas standar minimum Kementerian Perhubungan yang dipatok sebesar 48 box per jam.

Kenaikan produktivitas ini berbanding lurus dengan jumlah kunjungan kapal yang tumbuh 5,43 persen sepanjang tahun, dari 1.215 armada pada tahun lalu menjadi 1.281 kunjungan sepanjang 2025.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.