Minggu, 07 Jun 2026 00:26 WIB

Arah Pembangunan Jawa Timur di Tahun 2026

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 14:49 WIB
Gubernur Khofifah memimpin rapat pleno secara virtual (dok.pemprov jatim)
Gubernur Khofifah memimpin rapat pleno secara virtual (dok.pemprov jatim)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Rapat Pleno Pemerintah Provinsi Jawa Timur lewat zoom meeting di RSUD Karsa Husada Batu. 

Gubernur Khofifah menegaskan rapat pleno menjadi kegiatan penting bagaimana menyinkronkan sekaligus mengevaluasi perjalanan 2025. 

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

“Hari ini kita bisa menyinkronkan dan sekaligus melakukan evaluasi diperjalanan 2025 serta menyiapkan semua prediksi mitigasi serta arah pembangunan Jawa Timur di tahun 2026,” kata Khofifah.

Ia menilai, dari perjalanan Pemprov Jatim tahun 2025, ada tantangan maupun kendala seperti realisasi belanja modal. 

“Artinya inward looking, kedalam ini apa yang kita harus berbenah, kalau outward looking bagaimana ke depan kita bisa melakukan realisasi belanja lebih signifikan dan lebih berdampak ,” tambahnya. 

Dirinya menekankan, pentingnya realisasi lebih signifikan dengan hasil yang juga signifikan supaya kebermanfaatan bisa dirasakan masyarakat lebih luas lagi. 

“Kita sesungguhnya punya kemampuan untuk melakukan realisasi lebih signifikan supaya hasilnya lebih berdampak. Berapa besar lagi manfaat yang bisa diterima oleh masyarakat,” lanjutnya.

“Tidak sekedar maksimal tapi signifikan dampaknya. Masyarakat harus merasakan kebermanfaatannya. Ini adalah tugas kita semua untuk berbenah kedepan,” katanya. 

“Di tengah efisiensi, bahasa Pak Wagub ini bukan pengurangan anggaran karena efisiensi tapi penyesuaian. Kita semua harus menyesuaikan,” katanya. 

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

“Proses penyesuaian ini saya rasa bisa disinergikan dengan maksimalisasi koordinasi dengan Kementerian terkait. Semua program pembangunan betul-betul jemput bola lebih signifikan. Harus pro aktif mengkomunikasikan antara Bupati Walikota dan Kementerian terkait,” ungkapnya.

Menyinggung prioritas pembangunan 2026, Khofifah menyebut, indikator-indikator pembangunan semua bisa dilakukan telaah serta berbagai upaya, ikhtiar lewat program untuk pencapaian target kemanfaatan yang bisa langsung dirasakan masyarakat.

Khofifah juga menyampaikan arah kebijakan pembangunan 2026, saya rasa ini akan menjadi bagian catatan kita semua, indikator-indikatornya semua bisa dilakukan telaah, upaya untuk pencapaian sesuai target kemanfaatan yang bisa kita maksimalkan, dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Untuk arah kebijakan pembangunan Jatim tahun 2026, diutamakan pada penguatan pelayanan dasar. Hal tersebut meliput bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial.

Bidang pendidikan melalui program kerja prioritas Jatim Cerdas misalnya terdapat pemerataan dan peningkatan akses pendidikan, perluasan dan peningkatan bantuan pembiayaan, beasiswa pendidikan tinggi, penguatan sekolah terbuka dan pesantren, peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, penguatan dan pengembangan kurikulum pendidikan menengah kejuruan / vokasi, serta pengembangan sekolah berbasis boarding school.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Bidang kesehatan melalui program kerja prioritas Jatim Sehat seperti pemerataan dan peningkatan akses layanan kesehatan, penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan, dan sebagainya.

Bidang infrastruktur melalui program kerja prioritas Jatim Akses dan Jatim Lestari seperti percepatan pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela), penguatan koordinasi dan kerja sama antarwilayah untuk pengelolaan kawasan perkotaan, pembangunan/peningkatanndan saran dan prasarana ke pelabuhan, dan sebagainya.

Selain itu, bidang sosial melalui program kerja prioritas Jatim Sejahtera misalnya perlindungan sosial adaptif, terintegrasi dan inklusif, peningkatan akses infrastruktur pelayanan dasar, pengembangan ekonomi lokal, dan sebagainya.

“Kita akan terus kuatkan pelayanan dasar supaya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini akan jadi pondasi pembangunan yang menjadi prasyarat bagi kemajuan di tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.