Kamis, 23 Jul 2026 04:05 WIB

Jajaki Kolaborasi Riset, UIN KHAS Jember Kunjungi KBRI Ankara Turki

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 27 Des 2025 19:21 WIB
Foto: Warek I UIN KHAS Jember, Prof. Amal saat di KBRI Ankara Turki (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com))
Foto: Warek I UIN KHAS Jember, Prof. Amal saat di KBRI Ankara Turki (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com))

jatimnow.com-Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menjajaki kolaborasi riset dan internasionalisasi kampus di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara Turki.

UIN KHAS Jember yang diwakili Wakil Rektor I Prof. Dr. M. Khusna Amal mengatakan, jika ini menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan field work riset kolaborasi internasional yang tengah dijalankan UIN KHAS Jember.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Kedatangannya disambut oleh First Secretary KBRI Ankara, Dian Ardhini Hapsari. Prof. Amal melaporkan kehadirannya di Turki sekaligus menyampaikan tujuan akademik yang akan dilakukan, yakni riset kolaboratif internasional berjudul Towards Transnational Civil Islam Sociological Explanation on Said Nursi’s Movement in Indonesia and Türkiye.

Diskusi berkembang ke arah penjajakan kerja sama strategis antara UIN KHAS Jember dan KBRI Ankara dalam rangka memperkuat kapasitas institusi serta meningkatkan rekognisi internasional kampus. Isu internasionalisasi menjadi salah satu fokus utama dialog, sejalan dengan visi UIN KHAS Jember menuju kampus bereputasi global.

Beberapa agenda strategis yang mengemuka antara lain pengembangan networking dengan universitas-universitas bereputasi di Turki, program student mobility, visiting lecturer, pengabdian masyarakat berskala internasional, hingga peningkatan jumlah mahasiswa asing.

Menariknya, peluang ini tidak hanya diarahkan bagi mahasiswa Indonesia yang studi ke Turki, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa asal Turki untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi Indonesia, khususnya UIN KHAS Jember.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Menurut Prof. Amal, upaya mewujudkan UIN KHAS Jember sebagai world class university membutuhkan peran aktif berbagai pemangku kepentingan global.

"Dukungan dan partisipasi kedutaan besar RI di berbagai negara, termasuk Turki, sangat strategis dalam mendorong akselerasi internasionalisasi kampus,” ujarnya.

Menanggapi itu, Dian Ardhini Hapsari menyatakan kesiapan KBRI Ankara untuk membantu meningkatkan kapasitas dan reputasi internasional kampus Islam negeri tersebut. Sebagai tindak lanjut konkret, pihak KBRI meminta UIN KHAS Jember segera menyiapkan draf Nota Kesepahaman (MoU) untuk dikirimkan ke kedutaan.

Baca Juga: SPI UIN KHAS Jember Reviu RKAKL, Pastikan Rencana Anggaran Penuhi Standar

Tahap berikutnya, pembahasan dan pematangan MoU direncanakan akan dilaksanakan melalui pertemuan daring (zoom meeting) antara pimpinan UIN KHAS Jember dan jajaran pejabat KBRI Ankara.

Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama akademik yang lebih luas dan berkelanjutan antara Indonesia dan Turki, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan riset keislaman transnasional.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.