Sabtu, 06 Jun 2026 18:30 WIB

Pemkab Gresik Apresiasi 26 Pelaku Ekonomi Kreatif

Foto: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani foto bersama 26 pelaku ekonomi kreatif yang mendapat penghargaan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com))
Foto: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani foto bersama 26 pelaku ekonomi kreatif yang mendapat penghargaan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com))

jatimnow.com-Dari film pendek, musik jazz, kriya damar kurung hingga minuman khas Gresik. Para pelaku ekonomi kreatif Gresik membuktikan bahwa karya budaya mampu bergerak jauh melampaui panggung lokal. Di tangan mereka, identitas Gresik tumbuh menjadi kekuatan ekonomi sekaligus wajah daerah di tingkat nasional dan internasional.

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan “Dari Ide Kreatif Menuju Berita Inspiratif” yang digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Jum'at (19/12/2025). Kegiatan ini mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, insan media, serta pemangku kepentingan dalam satu ruang kolaborasi.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Budaya dan ekonomi kreatif justru menjadi fondasi penting dalam membangun identitas, daya saing, sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Yani, pengembangan ekonomi kreatif tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ke depan, ekonomi kreatif diharapkan dapat dijadikan program kerja berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Membangun suatu daerah tidak hanya melalui infrastruktur. Hari ini kita bisa melihat bahwa masyarakat Gresik juga luar biasa dalam membangun daerahnya lewat budaya dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Bupati Yani juga mengapresiasi kontribusi para seniman, budayawan, musisi hingga pelaku UMKM kreatif yang selama ini aktif membangun Kabupaten Gresik melalui karya dan inovasi. Peran tersebut sekaligus menjadikan para pelaku kreatif sebagai duta budaya daerah. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus bersinergi dalam konteks pembangunan daerah. Bersama seluruh dinas terkait, khususnya Disparekrafbudpora, pemerintah akan terus mendampingi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif agar budaya lokal tetap lestari dan abadi hingga generasi penerus.

“Karena kemajuan suatu daerah selalu dimulai dari akar budayanya,” tegasnya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku ekonomi kreatif yang telah memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah bentuk dukungan masyarakat dalam membangun daerah. Para pelaku ekonomi kreatif berkontribusi langsung dan menjadi bagian penting dari pembangunan Gresik,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti menyoroti penguatan ekonomi kreatif dari sisi legislasi dan kebijakan nasional. Ia menyampaikan bahwa negara saat ini tengah memperkuat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi para pelaku kreatif.

Seiring dengan itu, Komisi VII DPR RI juga mendorong gagasan program KUR Ekraf sebagai akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi sharing success story dari sejumlah tokoh ekonomi kreatif Gresik. Irfan dari Gresik Movie berbagi pengalaman memproduksi film pendek bertema identitas budaya Gresik yang telah diputar di Australia dan Cannes, Prancis. Najih dari Legend Tren menceritakan perjalanannya membawa minuman khas Gresik menembus pasar internasional.

Sementara itu, Anhar dari Damar Kurung Gresik mengisahkan upayanya melestarikan warisan budaya damar kurung hingga karyanya tampil di pameran internasional dan menjadi ilustrasi kemasan produk nasional. Andrew Nababan dari Jazz in Gresik juga berbagi cerita tentang upayanya mempopulerkan musik jazz agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat, dari panggung besar hingga ruang-ruang publik.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Gresik menyerahkan piagam apresiasi kepada 26 pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Gresik dari berbagai subsektor. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjaga identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.