Sabtu, 06 Jun 2026 11:42 WIB

Mahasiswa Terdampak Bencana? Untag Surabaya Siap Bantu! Ini Kebijakannya

Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat. (Foto: Humas Untag Surabaya/jatimnow.com)
Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat. (Foto: Humas Untag Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengambil langkah konkret dalam memberikan dukungan kepada mahasiswanya yang terdampak bencana alam dengan menerbitkan kebijakan empati.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi sulit. Inisiatif ini digagas oleh Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Keduanya menegaskan pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi mahasiswa yang menghadapi kesulitan.

"Dalam kondisi bencana, prioritas kami adalah memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi. Empati bukan hanya sikap, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata," ujar Supangat dalam keterangan resminya, Sabtu (06/12).

Sebagai wujud nyata dari kebijakan empati ini, Untag Surabaya memberikan dukungan yang komprehensif kepada mahasiswa terdampak bencana.

Dukungan tersebut meliputi kemudahan pembayaran SPP yang disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, serta relaksasi administratif bagi mahasiswa yang membutuhkan penyesuaian terkait perkuliahan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Selain itu, Untag Surabaya juga menyiagakan layanan konseling untuk memberikan dukungan psikologis, serta berkoordinasi dengan LPPM Untag Surabaya untuk memenuhi kebutuhan logistik mendesak bagi mahasiswa yang membutuhkan

Supangat menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat adaptif dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa Untag Surabaya merasa didukung. Kampus harus menjadi ruang aman, terutama saat mereka menghadapi tekanan hidup akibat bencana. Kebijakan ini adalah komitmen kami untuk menjaga keberlanjutan pendidikan mereka," tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Dengan adanya kebijakan ini, Untag Surabaya menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswanya.

"Kebijakan ini diharapkan mampu membantu mahasiswa tetap fokus pada pendidikan dan menjalani proses perkuliahan dengan rasa tenang meski tengah menghadapi masa sulit," pungkas Wakil Rektor bidang II Untag Surabaya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.