Sabtu, 06 Jun 2026 08:14 WIB

Kota Malang Mantapkan Diri Sebagai Destinasi Sport Tourism

  • Penulis :
  • | Senin, 01 Des 2025 11:20 WIB
Foto : Peserta Malang Century Journey 2025. (DBL Arena/jatimnow.com)
Foto : Peserta Malang Century Journey 2025. (DBL Arena/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat posisinya sebagai pusat sport tourism di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui gelaran perdana Malang Century Journey 2025, event ultra cycling hasil kolaborasi Pemkot Malang dan Mainsepeda, yang sukses menarik ratusan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Event yang berlangsung pada Minggu, (30/11/2025) tersebut menghadirkan 622 peserta, di mana 76 persen merupakan cyclist dari luar Kota dan Kabupaten Malang. Peserta ditantang menaklukkan 100 mile (163 km) dengan elevation gain 1.200 meter, melalui kombinasi medan road dan gravel yang tersebar di wilayah Malang Raya.

Baca Juga: Zainul Fatoni Pimpin Cabor Paramotor Kota Probolinggo, Dorong Sport Tourism

Sekretaris Kota Malang, Erik Setyo, menegaskan bahwa Kota Malang memiliki potensi kuat untuk menjadi pusat kegiatan bersepeda berskala besar.

“Sering kali ketika saya bersepeda di luar kota, saya bertemu banyak orang yang memimpikan bisa bersepeda ke Malang. Karena itu perlu ada event yang dibuat spesial dan berkesan,” ujarnya.

Pemkot Malang berharap Malang Century Journey dapat berkembang menjadi signature event ultra cycling yang mampu mendorong sport tourism, tidak hanya bagi Kota Malang, tetapi juga daerah sekitarnya. Dukungan Pemkot akan diberikan secara berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan event ini.

Gelaran perdana ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Misdar, peserta asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, bahkan membeli sepeda baru di Surabaya demi mengikuti event tersebut.

“Rutenya lengkap. Ada gravel dan road yang menanjak. Tanjakan di Malang keren, view-nya juga bagus,” katanya.

Kesan serupa disampaikan Davide Veechi, peserta asal Italia yang telah menetap di Malang selama 33 tahun. Ia tertarik mencoba rute yang menjadi perbincangan peserta, termasuk segmen terkenal ‘Indiana Jones’.

“Karena event ini tidak ada race-nya, jadi kita manfaatkan untuk menikmati pemandangan, foto-foto, dan kulineran,” ujar Veechi.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Peserta asal Surabaya, Eko Febianto, mengaku sejak awal merencanakan mengikuti event ini sekaligus berlibur bersama keluarga.

“Kota Malang itu enak untuk olahraga dan wisata. Penginapan, transportasi, kuliner, dan tempat rekreasinya bagus,” ujarnya.

Meski menyuguhkan rute yang berat dan bervariasi, panitia tetap memberikan Cut off Time (CoT) yang realistis bagi semua peserta, termasuk pemula. CoT ditetapkan pada Minggu, pukul 17.34 WIB. 

Sebagai bentuk penghargaan, panitia juga memberikan gelar khusus bagi peserta yang finis terakhir sebelum CoT, sebagai upaya menumbuhkan keberanian cyclist untuk menekuni ultra cycling.

Founder Mainsepeda, Azrul Ananda, menyebut Malang Century Journey sangat tepat digelar menjelang akhir tahun.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

“Biasanya bagi pesepeda, liburan akhir tahun merupakan ‘offseason’. Nah, sebelum istirahat dari sepeda, kami ajak mereka menuntaskan event seru di Malang,” jelasnya.

Selain Malang Century Journey, Mainsepeda juga rutin menggelar East Java Journey (EJJ) dalam empat tahun terakhir. Event bersepeda jarak jauh ini mengajak peserta mengelilingi Jawa Timur dalam dua kategori: 1.500 km (race) dan 600 km (nonkompetitif).

Tahun depan, East Java Journey 2026 akan berlangsung pada 2–8 Februari 2026, terbuka untuk semua jenis sepeda—MTB, fixed gear, sepeda lipat, maupun lainnya—selama dilengkapi rem. Sementara e-bike tidak diperbolehkan. Pendaftaran EJJ 2026 dibuka mulai 1 Desember 2025.

Reporter: Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.