Minggu, 07 Jun 2026 03:17 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Kesiapan Jatim Dukung Program Swasembada Susu dan Gula

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Nov 2025 18:00 WIB
Gubernur Jatim Khofifah dan wakilnya Emil Dardak bersama Mentan Amran. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah dan wakilnya Emil Dardak bersama Mentan Amran. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian RI Jakarta, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan kesiapan penuh Jawa Timur mendukung Program Strategis Nasional (PSN) khususnya swasembada susu dan swasembada gula.

Ia menyampaikan, Pemprov Jatim terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan seluruh tahapan PSN berjalan selaras hingga ke tingkat daerah. Salah satu fokus penting adalah percepatan pemenuhan kebutuhan sapi perah produksi nasional.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

“Tahun depan akan ada rencana masuknya 200 ribu dara bunting atau sapi bunting untuk memperkuat populasi sapi perah nasional. Jawa Timur menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian penting dalam penguatan program ini. Tahun ini Jatim  sudah berhasil mendatangkan 10 ribu sapi dara bunting sebagai penopang awal,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki ekosistem peternakan yang kuat, ditopang oleh infrastruktur memadai serta basis industri pengolahan susu yang selama ini berperan besar dalam menyuplai kebutuhan nasional.

Tak hanya soal produksi, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian yang telah memberikan kepercayaan besar kepada Jawa Timur untuk menjalankan program Bongkar Ratun secara masif sebagai langkah strategis menuju swasembada gula nasional. 

Program ini dipandang penting dalam memulihkan produktivitas tebu dan meningkatkan kapasitas suplai tebu giling di wilayah-wilayah sentra.

“Kalau tahun ini Pak Menteri Pertanian berhasil mengantarkan Indonesia menuju swasembada beras, maka tahun depan sangat dimungkinkan kita melangkah menuju swasembada gula. Dan Jawa Timur siap berada di lini paling depan untuk mensukseskannya,” tegas Khofifah.

Khofifah menekankan bahwa keberhasilan dua program ini membutuhkan sinergi lintas sektor mulai dari petani, koperasi, pabrik gula, hingga pemerintah daerah. Jawa Timur, lanjutnya, memiliki modal sosial kuat yang bersumber dari basis peternak dan petani tebu yang selama ini konsisten menjadi lokomotif produksi nasional.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

“Kami siap mensinergikan seluruh perangkat daerah dan para pelaku sektor pangan agar program ini tercapai dengan hasil terbaik bagi Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kinerja Gubernur Khofifah yang dinilai berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

“Jadi ini Gubernur kebanggaan kita, luar biasa. Beliau itu pekerja keras. Yang pertama, produksi padi nomor satu di Indonesia, juga jagung, kemudian daging, dan juga gula 50 persen lebih. Juga telur semua nomor satu, terdepan. Kami melihat kinerja beliau luar biasa,” kata Mentan Amran.

Karena itu, Kementerian Pertanian memastikan dukungan penuh kepada Jawa Timur, khususnya dalam percepatan program tebu nasional. 

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

“Kalau ini berhasil, itu separuh atau 50 persen program tebu Indonesia berhasil. Kita targetkan tahun depan bisa swasembada white sugar. Mudah-mudahan tiga tahun atau paling lambat empat tahun ke depan sudah swasembada gula total termasuk industri. Ini harus dilakukan secara serius,” tegasnya.

Amran juga mengungkapkan bahwa pembangunan PSN Sapi Perah akan dilakukan di dua kabupaten di Jawa Timur, yakni Blitar dan Banyuwangi.

“Insya Allah kita akan kunjungan langsung ke sana untuk melihat capaian-capaian, khususnya program prioritas Bapak Presiden. Dianggarkan sekitar Rp2,4 triliun di sana, dengan target populasi 67.000 sapi perah dan luas area sekitar 13 hektare. Pendekatannya nanti semua terintegrasi, ada pakannya, ada susunya, dan ada offtaker-nya,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.