Sabtu, 06 Jun 2026 08:10 WIB

Antisipasi Prostitusi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan di Kawasan Ini

  • Penulis :
  • | Sabtu, 22 Nov 2025 15:15 WIB
Foto: Ilustrasi kawasan eks lokalisasi Dolly. (Ilustrasi/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi kawasan eks lokalisasi Dolly. (Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Dolly dan Moroseneng. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali praktik prostitusi terselubung. Penegasan ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyusul adanya penindakan praktik asusila yang beberapa waktu lalu terungkap.

Menurut Wali Kota Eri, aktivitas asusila tersebut tidak terjadi di wilayah inti eks lokalisasi Dolly, melainkan di rumah kos yang berada di sekitarnya.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

“Dolly-nya clear, aman, karena di sana sudah ada tempat-tempat usaha yang berjalan, seperti sentra sepatu. Ini (penindakan praktik asusila) adanya di kos-kosan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Eri juga mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku yang terjaring razia bukan warga Surabaya. Pemkot akan melakukan pengecekan identitas untuk menentukan langkah pembinaan atau pemulangan.

“Apabila terbukti sebagai warga Surabaya, akan dilakukan pembinaan supaya tidak melakukannya kembali. Tapi kalau bukan orang Surabaya, maka akan kami koordinasikan dengan daerah asal untuk dipulangkan setelah melalui pembinaan di shelter Pemkot,” jelasnya.

Sebagai langkah preventif, Pemkot bersama DPRD Surabaya tengah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rumah Kos dan Kos-kosan. Regulasi baru ini akan melarang keberadaan kos campur di wilayah permukiman guna menjaga moral dan ketertiban masyarakat.

“Kalau di permukiman, kos-kosannya tidak boleh bercampur. Kos laki-laki harus laki-laki semua, perempuan harus perempuan. Kalau rumah tangga, areanya juga harus berbeda,” imbuhnya.

Eri juga meminta peran aktif masyarakat untuk turut menjaga lingkungannya. Ia menegaskan agar pemilik kos tidak menyewakan kamar kepada orang yang dicurigai serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

“Kami meminta warga aktif menjaga kampungnya dan segera melapor jika melihat gelagat mencurigakan,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga fokus menghidupkan kembali sentra UMKM dan wisata edukasi di kawasan eks lokalisasi Dolly. Eri telah menginstruksikan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) untuk mengevaluasi seluruh Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan sentra UMKM.

“Jika tempatnya sepi, maka jenis dagangannya harus diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” terang Eri.

Untuk program wisata edukasi, Pemkot berkolaborasi dengan Karang Taruna serta komunitas pemuda setempat. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 juta per wilayah pada tahun 2026 untuk mendukung kegiatan pemberdayaan pemuda, terutama Gen Z.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Wajib Vaksin PMK

“Kita tidak ingin Pemkot yang menggerakkan, tetapi pemuda di sana yang menjalankan dan menjaga wisata edukasinya. Supaya mereka juga ikut memiliki,” pungkasnya.

Upaya terpadu ini diharapkan mampu menjaga kawasan eks lokalisasi Dolly tetap aman, produktif, dan menjadi ruang positif bagi warga serta generasi muda Surabaya.

 

Reporter: Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.