Minggu, 07 Jun 2026 06:25 WIB

Fans K-Pop Curi Perhatian di KTT Iklim COP30 Brasil

Aktivisme iklim fans K-pop, termasuk dari Indonesia, menjadi sorotan utama di KTT COP30 Brasil. (Foto/Climate Live)
Aktivisme iklim fans K-pop, termasuk dari Indonesia, menjadi sorotan utama di KTT COP30 Brasil. (Foto/Climate Live)

jatimnow.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim COP30 di Belem, Brasil, minggu ini menyajikan kejutan tak terduga. Pengakuan formal atas aktivisme iklim yang digerakkan oleh basis penggemar K-pop global, termasuk kontribusi signifikan dari fans di Indonesia.

Sorotan ini terjadi dalam sesi panel diskusi ‘K-pop Fans for Climate Action’ yang diselenggarakan oleh Korea Cultural Center Brasil di Paviliun Entertainment and Culture pada Selasa (18/11) waktu setempat. Acara ini mendapat dukungan kuat dari Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup Korea Selatan, Kim Sung-hwan, dan Kementerian Kebudayaan Brasil.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Galang Donasi Bencana Sumatra, Terkumpul Ratusan Juta

Dayeon Lee, juru kampanye dari KPOP4PLANET, menjadi pembicara kunci dalam sesi tersebut. Dalam presentasinya, Dayeon secara tegas menyatakan bahwa penggemar K-pop telah bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi agen perubahan kolektif.

Sebagai contoh nyata, Dayeon menyoroti aksi luar biasa dari penggemar K-pop di Indonesia. "Penggemar K-pop di Indonesia telah menunjukkan solidaritas luar biasa, seperti donasi sebesar Rp 1,4 Miliar untuk korban bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat pada tahun 2021," ungkapnya.

Aktivisme ini, menurut Dayeon, berakar pada kesadaran generasi masa depan akan isu keadilan. "Penggemar K-pop adalah generasi masa depan yang peka terhadap keadilan. Solidaritas mereka yang luar biasa dan kegigihan mereka yang unik telah menjadikan mereka aktivis iklim yang tangguh,” ujar Dayeon Lee di hadapan peserta panel.

Dukungan terhadap aksi iklim berbasis fandom juga datang dari perwakilan akar rumput. Marliana Faciroli, co-director dan perwakilan dari ARMY Help The Planet, gerakan lingkungan terbesar dari penggemar BTS menjelaskan inisiatif yang mereka lakukan.

“Kami terinspirasi oleh partisipasi aktif BTS dalam isu-isu penting dan mengambil tindakan,” kata Marliana, merujuk pada gerakan mereka seperti “ARMY for the Amazon” yang berfokus pada donasi untuk kebakaran hutan Amazon pada tahun 2019.

Baca Juga: Marinir Kirim Satgas Rekonstruksi, Percepat Pemulihan Bencana Sumatra

Lebih lanjut, KPOP4PLANET tidak hanya berfokus pada bantuan bencana, tetapi juga mendorong perubahan korporasi. Dayeon membagikan kampanye yang berhasil menuntut transisi energi terbarukan bagi perusahaan global seperti Hyundai Motor Company dan Kering.

Menjelang akhir sesi, Dayeon memperkenalkan inisiatif terbaru: kampanye ‘K-pop Carbon Hunters’. Terinspirasi dari serial Korea populer, kampanye ini telah mengumpulkan lebih dari 4.000 penggemar yang menuntut industri K-pop untuk menyelaraskan pengaruh global mereka dengan tindakan iklim nyata, termasuk pelaksanaan konser K-pop rendah karbon dan pengurangan emisi yang terukur.

COP30, yang menandai sepuluh tahun sejak Perjanjian Paris disahkan pada 2015, menjadi momen kritis untuk menuntut komitmen yang lebih besar. Dayeon Lee menekankan bahwa dekarbonisasi harus menyentuh sektor budaya.

Baca Juga: Sekda Trenggalek Serahkan Donasi PSJT untuk Korban Banjir Sumatra dan Aceh

“Di saat COP30 sedang berlangsung sekarang, kami membutuhkan dukungan semua pihak, yaitu pemerintah, industri, dan konsumen, untuk mengambil tindakan yang lebih berani dan bukan sekadar janji kosong,” tegas Dayeon.

Dekarbonisasi di sektor budaya, seperti konser K-pop rendah karbon, mendukung pengurangan emisi karbon dan memiliki dampak budaya yang kuat.

Dengan dukungan akademisi, seperti Profesor Gyutag Lee dari George Mason University Korea, yang menekankan peningkatan aktivisme positif fandom seiring kesuksesan global K-pop, gerakan ini dipandang sebagai model baru aktivisme yang efektif dan memiliki jangkauan massa yang masif.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.