Sabtu, 06 Jun 2026 11:58 WIB

GMNI Teknik UNTAG Lahirkan Pelopor Teknologi untuk Rakyat

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 18 Nov 2025 23:00 WIB
Peserta Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) mempelajari peternakan kambing. Hal itu untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa. (Foto: GMNI for JatimNow.com)
Peserta Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) mempelajari peternakan kambing. Hal itu untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa. (Foto: GMNI for JatimNow.com)

jatimnow.com - DPK GMNI Komisariat Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya sukses menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) yang berfokus pada rekayasa teknologi berbasis kebutuhan rakyat. Kegiatan ini berlangsung pada 14–16 November 2025 di Agroedupark UNITRI Malang.

KTD yang bertema “Membentuk Marhaenis Muda Sebagai Pelopor Rekayasa Teknologi Berbasis Kebutuhan Rakyat” ini bertujuan memperkuat karakter, ideologi, dan kompetensi teknis kader GMNI.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga melakukan analisa sosial langsung di Desa Dalisodo, lereng Pegunungan Kawi. Desa Dalisodo dikenal memiliki potensi besar di sektor hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Peserta KTD mengamati komoditas utama seperti cengkeh, jeruk, kopi, jagung, tebu, serta usaha peternakan kambing untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa.

Akademisi UNITRI, Noviana Suprajitno, memberikan materi tentang penguatan ideologis dan perspektif pembangunan kerakyatan di era digital.

Ia mendorong peserta untuk memahami bagaimana rekayasa teknologi dapat menjadi alat perjuangan kaum Marhaenis dalam memajukan sektor-sektor strategis berbasis kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: GMNI Universitas Islam Lamongan Tanam Ratusan Pohon di Hari Bumi

Ketua Komisariat Teknik, Josh Leo, menegaskan pentingnya melahirkan teknokrat muda yang tidak tercerabut dari realitas sosial.

“Rekayasa teknologi tidak boleh hanya menjadi konsumsi industri besar, tetapi harus dapat menjawab persoalan-persoalan rakyat di desa, sebagaimana nilai fundamental Marhaenisme,” ujarnya.

Sekretaris Komisariat, Alfin Jundi Firqi, menambahkan bahwa lokasi kegiatan di Agroedupark UNITRI dan praktik analisa sosial memberikan pengalaman nyata bagi peserta untuk melihat peluang dan tantangan pembangunan berbasis masyarakat.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

DPK GMNI Komisariat Teknik UNTAG Surabaya menegaskan bahwa kaderisasi ini adalah langkah konkret untuk menyiapkan generasi Marhaenis muda yang progresif, berilmu, dan mampu menjadi pelopor rekayasa teknologi yang humanis sesuai kebutuhan rakyat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat tradisi intelektual, militansi, serta semangat pengabdian kader kepada rakyat.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.