Selasa, 21 Jul 2026 23:13 WIB

GMNI Teknik UNTAG Lahirkan Pelopor Teknologi untuk Rakyat

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 18 Nov 2025 23:00 WIB
Peserta Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) mempelajari peternakan kambing. Hal itu untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa. (Foto: GMNI for JatimNow.com)
Peserta Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) mempelajari peternakan kambing. Hal itu untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa. (Foto: GMNI for JatimNow.com)

jatimnow.com - DPK GMNI Komisariat Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya sukses menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) yang berfokus pada rekayasa teknologi berbasis kebutuhan rakyat. Kegiatan ini berlangsung pada 14–16 November 2025 di Agroedupark UNITRI Malang.

KTD yang bertema “Membentuk Marhaenis Muda Sebagai Pelopor Rekayasa Teknologi Berbasis Kebutuhan Rakyat” ini bertujuan memperkuat karakter, ideologi, dan kompetensi teknis kader GMNI.

Baca Juga: Inspiratif! Santri Jalanan Ini Raih Gelar Doktor dari Untag Surabaya

Peserta tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga melakukan analisa sosial langsung di Desa Dalisodo, lereng Pegunungan Kawi. Desa Dalisodo dikenal memiliki potensi besar di sektor hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Peserta KTD mengamati komoditas utama seperti cengkeh, jeruk, kopi, jagung, tebu, serta usaha peternakan kambing untuk memahami hubungan antara teknologi, produksi rakyat, dan kedaulatan ekonomi desa.

Akademisi UNITRI, Noviana Suprajitno, memberikan materi tentang penguatan ideologis dan perspektif pembangunan kerakyatan di era digital.

Ia mendorong peserta untuk memahami bagaimana rekayasa teknologi dapat menjadi alat perjuangan kaum Marhaenis dalam memajukan sektor-sektor strategis berbasis kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kader GMNI Jatim Desak Pemulihan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Ketua Komisariat Teknik, Josh Leo, menegaskan pentingnya melahirkan teknokrat muda yang tidak tercerabut dari realitas sosial.

“Rekayasa teknologi tidak boleh hanya menjadi konsumsi industri besar, tetapi harus dapat menjawab persoalan-persoalan rakyat di desa, sebagaimana nilai fundamental Marhaenisme,” ujarnya.

Sekretaris Komisariat, Alfin Jundi Firqi, menambahkan bahwa lokasi kegiatan di Agroedupark UNITRI dan praktik analisa sosial memberikan pengalaman nyata bagi peserta untuk melihat peluang dan tantangan pembangunan berbasis masyarakat.

Baca Juga: GMNI Jember Kecam Pelibatan TNI dalam Koperasi Desa Merah Putih

DPK GMNI Komisariat Teknik UNTAG Surabaya menegaskan bahwa kaderisasi ini adalah langkah konkret untuk menyiapkan generasi Marhaenis muda yang progresif, berilmu, dan mampu menjadi pelopor rekayasa teknologi yang humanis sesuai kebutuhan rakyat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat tradisi intelektual, militansi, serta semangat pengabdian kader kepada rakyat.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.