Selasa, 21 Jul 2026 23:21 WIB

Petani Indonesia di Jepang Inspirasi Ketahanan Pangan dan Investasi Cerdas

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 16 Nov 2025 11:39 WIB
Tim dosen FEB UNAIR berkesempatan menggali ilmu dari Yuanas, seorang petani yang telah 20 tahun tinggal di Jepang. (Foto: FEB Unair for JatimNow.com)
Tim dosen FEB UNAIR berkesempatan menggali ilmu dari Yuanas, seorang petani yang telah 20 tahun tinggal di Jepang. (Foto: FEB Unair for JatimNow.com)

jatimnow.com - Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) di Jepang bertransformasi menjadi sumber inspirasi tentang pengelolaan usaha dan investasi di sektor pertanian.

Kunjungan bertajuk “From Japan to Indonesia: Discovering Food Security Inspiration From Indonesian Farmer in the Land of Sakura” ini menghadirkan pengalaman berharga dari seorang petani diaspora Indonesia, Yuanas, yang sukses mengembangkan bisnis pertaniannya di Negeri Sakura.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Tim dosen FEB UNAIR yang terdiri dari Dr. Dina Fitrisia Septiarini, SE., MM., Ak.; Dr. Fatin Fadhilah Hasib, SE., M.Si.; serta Meri Indri Hapsari, SE., M.Si., Ph.D., berkesempatan menggali ilmu dari Yuanas, seorang petani yang telah 20 tahun tinggal di Jepang.

Awalnya bekerja di perusahaan mesin pertanian, Yuanas melihat potensi besar di sektor agrikultur Jepang. Pada tahun 2016, dengan berani ia memulai usaha pertanian dari nol dengan mengelola 0,5 hektar sawah. Kini, lahan pertaniannya berkembang pesat mencapai 35 hektar, dengan komoditas utama padi dan ubi.

Dalam sesi berbagi yang inspiratif, Yuanas mengungkapkan strategi suksesnya, mulai dari adaptasi dengan sistem pertanian Jepang hingga cara berpikir jangka panjang dalam berinvestasi.

Ia menegaskan pentingnya memproyeksikan keuntungan dari setiap aset yang dibeli, termasuk yang diperoleh melalui pembiayaan atau hutang. Dengan pendekatan yang terukur ini, bisnisnya tumbuh stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Dr. Dina Fitrisia Septiarini mengungkapkan kekagumannya atas kegigihan Yuanas. “Cak Anas berani keluar dari zona nyaman, dan yakin pada ketetapan Allah. Hal baik yang diteladani dari beliau adalah keyakinan bahwa dengan bersedekah Allah akan semakin menambah rezeki dan kebaikan-kebaikan lain dari Allah. Kami juga mendapatkan informasi cara beliau mengelola keuangan perusahaan, yang nantinya akan kami olah dalam sebuah karya ilmiah,” ujarnya.

Pertemuan ini tidak hanya memperkaya kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam validasi data lapangan untuk penelitian ilmiah tentang studi kasus petani Indonesia di Jepang dalam mengelola aset dan berinvestasi.

Observasi langsung di lapangan memberikan perspektif yang lebih mendalam, melengkapi data yang sebelumnya dikumpulkan secara daring.

Baca Juga: Gertek 2026, Pemkab Kediri Bidik Regenerasi Petani dan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Kegiatan ini membuka peluang untuk pengembangan riset lebih lanjut dan kolaborasi yang relevan dengan isu Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait ketahanan pangan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, dan tata kelola usaha mikro berbasis komunitas diaspora.

FEB UNAIR menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi tridarma, termasuk menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan tantangan global dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.