Sabtu, 06 Jun 2026 14:46 WIB

Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Singapura, Cetak Transaksi Rp4,16 Triliun

  • Penulis :
  • | Jumat, 14 Nov 2025 17:10 WIB

jatimnow.com - Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin gelaran Misi Dagang dan Investasi atau East Java Trade and Investment Forum 2025 antara Provinsi Jawa Timur dengan Singapura di KBRI Singapura, Kamis (13/11/2025).

Forum yang dipimpin Gubernur Jawa Timur ini menghasilkan transaksi fantastis senilai lebih dari Rp4,163 triliun. Total 21 transaksi berhasil dibukukan dalam ajang yang mempertemukan langsung pelaku usaha Jatim dengan mitra bisnis dari Singapura.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Menurutnya, misi dagang bukan sekadar agenda seremonial, tetapi strategi konkret untuk memperluas pasar produk unggulan Jatim sekaligus memetakan perkembangan kebutuhan negara mitra.

“Forum ini menjadi ruang pemetaan peluang pasar sekaligus memastikan produk Jawa Timur mampu memenuhi kebutuhan konsumen di Singapura,” ujarnya.

Ini merupakan pelaksanaan keenam misi dagang Jatim di Singapura. Dalam tiga tahun terakhir, Jatim aktif mendatangi negara mitra seperti Arab Saudi dan Malaysia pada 2022, Timor Leste dan Hong Kong pada 2023, serta Jepang pada 2024.

Komoditas yang diperdagangkan dalam forum ini terbilang beragam, mulai pertanian, perikanan, peternakan hingga multi produk. Di antaranya tembakau, perdagangan karbon, kopi, sepeda, rempah-rempah, gula kristal rafinasi, sayuran beku, parfum, skincare, hingga bioteknologi.

Dari sektor pertanian, berbagai komoditas seperti aneka keripik, coklat, rempah-rempah, beras porang, bumbu penyedap, edamame, ubi, okra, goya, hingga buncis turut menjadi daya tarik buyer Singapura. Produk perikanan meliputi ikan segar, beku, hingga ikan kaleng. Sedangkan dari peternakan, misalnya DOC layer juga masuk dalam daftar transaksi.

Secara keseluruhan, 31 pelaku usaha Jatim hadir dalam forum ini dan bertemu langsung dengan 60 pelaku usaha dari Singapura.

Kinerja perdagangan kedua wilayah menunjukkan tren positif. Pada periode Januari–Agustus 2025, Jawa Timur mencatat surplus USD 379,19 juta. Nilai ekspor nonmigas mencapai USD 845,53 juta, sementara impor berada di angka USD 466,34 juta.

Khofifah menjelaskan, kekuatan struktur ekonomi Jawa Timur tidak hanya berasal dari sektor industri dan perdagangan, namun juga dari sektor agro yang berbasis sumber daya alam. Pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan menjadi pendukung utama Jatim sebagai lumbung pangan nasional.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Kinerja ekspor juga terus bergerak naik. Pada Januari–September 2025, Jatim berkontribusi 10,58% terhadap total ekspor nasional—terbesar kedua setelah provinsi penyumbang utama lainnya. Nilai ekspor Jatim mencapai USD 22,91 miliar dengan nonmigas mendominasi 97,98%.

Komoditas utama ekspor ke Singapura meliputi perhiasan/permata, tembakau, produk kimia, mesin mekanik, peralatan listrik, kakao, produk farmasi, ikan dan udang, hingga kayu dan kertas. Sebaliknya, impor dari Singapura didominasi plastik, bahan kimia organik, kosmetik, sabun, mesin mekanik, dan makanan olahan.

Selain perdagangan, pertumbuhan ekonomi Jatim pada Triwulan III 2025 mencapai 5,22% (y-on-y). Angka ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan nasional yang berada di 5,04%. Jatim juga memberikan kontribusi 14,54% terhadap PDB nasional serta 25,65% terhadap PDRB Pulau Jawa.

Tiga sektor utama yang menopang ekonomi Jatim adalah industri pengolahan (31,16%), perdagangan (18,31%), dan pertanian (11,98%).

“Misi dagang ini adalah ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha Jatim dengan calon buyer Singapura. Kami ingin memperkuat kerja sama sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal,” lanjut Khofifah.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Di sela forum, dilakukan penandatanganan empat komitmen transaksi perdagangan antara pelaku usaha Jatim dan Singapura. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Gubernur Khofifah. Empat perusahaan tersebut yaitu, CV Miracle Agro Spices dengan Openwave Computing Singapore Pte. Ltd., Mitra Tani dengan Dio Yago Trading, PT Pratama Spices Indonesia dengan Whizmeal Pte. Ltd., PT Charoen Pokphand Jaya Farm dengan N&N Agriculture Pte Ltd.

Khofifah berharap forum ini membuka peluang baru, meningkatkan volume perdagangan, dan memperkuat jaringan bisnis kedua wilayah.

“Manfaatkan momentum ini semaksimal mungkin. Misi dagang Jatim–Singapura harus menjadi pintu terbukanya kolaborasi ekonomi yang makin luas,” tutupnya.

Reporter: Fatkur Rizki

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.