Minggu, 07 Jun 2026 00:27 WIB

Hmmm, Enaknya Durian Warna-Warni dari Banyuwangi ini

  • Penulis :
  • | Sabtu, 17 Mar 2018 17:40 WIB
Bupati Anas membagikan durian pada pengunjung.
Bupati Anas membagikan durian pada pengunjung.

jatimnow.com - Satu lagi destinasi wisata dikembangkan di Banyuwangi. Kampung Durian, menjadi tempat liburan wisatawan yang ingin menikmati berbagai varian durian yang ada di Banyuwangi, mulai durian merah, durian orange, hingga durian pelangi.

Kampung Durian terletak di Dusun Sembawur, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Tempat ini baru diresmikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sabtu (17/3).

Baca Juga: 2 Festival di Banyuwangi Kembali Masuk Agenda Nasional KEN 2025

Songgon merupakan salah satu daerah penghasil durian. Di kecamatan ini terdapat 465 hektare lahan yang ditanami durian. Khusus di Kampung Durian, terdapat sekitar 4.000 pohon durian.

"Ini merupakan kreasi masyarakat yang mampu memanfaatkan potensi kampungnya. Ini menarik, suasananya sejuk, cocok untuk liburan keluarga," kata Anas.

Kampung tersebut tak terlalu jauh dari kota Banyuwangi. Cukup 30 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor. Sesampainya di Dusun Sembawur, para pengunjung akan berhenti di pintu gerbang menuju kampung durian.

Semua kendaraan di tampung di tempat parkir yang telah tersedia di sepanjang jalan. Para pengunjung lantas berjalan kaki di jalan setapak sejauh 500 meter. Di sepanjang jalan itulah, kebun durian terbentang luas.

Para petani durian di sana menyediakan gubuk kayu di samping jalan tersebut. Durian disajikan langsung dari pohonnya.

 

 

Selain di sepanjang jalan, Kampung Durian juga menyajikan tempat khusus untuk bisa menikmati durian dengan nuansa yang lebih alami. Durian Garden Likin namanya. Letaknya berada di ujung Selatan jalan setapak tersebut.

Baca Juga: Ribuan Nahdliyin Banyuwangi Hadiri Resepsi Puncak 1 Abad NU di Sidoarjo

Dilengkapi dengan gemiricik air kali yang segar dan kolam-kolam ikan membuat suasana makan durian kian asyik.

Di Durian Garden Likin tersebut, pengunjung dapat mencicipi durian bakar. Rasanya pun berbeda. Kadar air buah durian berkurang sehingga rasanya lebih legit dan kesat.

Selain itu, ada banyak varian durian yang bisa dinikmati di perkampungan yang berada di kawasan lereng Gunung Raung tersebut. Bahkan ada beberapa pohon durian yang endemik Banyuwangi. Seperti durian merah, oranye, pelangi dan kuning.

Menariknya, berbagai jenis varian durian tersebut tumbuh alami dan telah berpuluh tahun lamanya. Hal ini semakin membuat cita rasa durian yang disajikan berbeda dengan durian lainnya.

"Semuanya memiliki citarasa Banyuwangi. Citarasa yang tidak bisa dinikmati dari durian yang tumbuh di daerah lainnya,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi Arief Setiawan yang melakukan pendampingan di Kampung Durian.

Banyuwangi, kata Arief, memiliki banyak varian durian. Durian merah saja memiliki 75 varian, belum lainnya. Selain itu, durian Banyuwangi memiliki kekhasan rasa tersendiri.

Baca Juga: Penampilan Ribuan Penari Gandrung Sewu Bikin Bulu Kuduk Merinding

Arief menjelaskan di Kampung Durian ini dikhususkan untuk durian Banyuwangi. Ini karena, Arief ingin memperkenalkan durian Banyuwangi pada masyarakat. "Kampung Durian ini khusus durian dari Banyuwangi saja, tidak dari tempat lain," kata Arief.

Namun bagaimana stok durian di Kampung Durian apabila tidak masuk musim panen? Menurut Arief, durian di Banyuwangi sebenarnya ada sepanjang musim, tidak hanya pada musim panen seperti saat ini saja.

"Durian di Banyuwangi sebenarnya ada terus sepanjang musim. Karena selain Songgon, banyak kecamatan lainnya yang juga penghasil durian. Hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak seperti musim panen, sehingga tidak perlu khawatir," tambah Arief.

Reporter: Irul hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.