Minggu, 14 Jun 2026 03:21 WIB

ITS Kembangkan Paving Porous, Solusi Banjir dan Ekonomi Desa

Salah satu mahasiswa ITS saat melakukan pengujian infiltrasi pada inovasi paving porous dari fly ash di Desa Sumberejo, Probolinggo. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)
Salah satu mahasiswa ITS saat melakukan pengujian infiltrasi pada inovasi paving porous dari fly ash di Desa Sumberejo, Probolinggo. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) menciptakan inovasi paving porous anti banjir berbasis limbah fly ash, sebagai solusi berkelanjutan untuk mitigasi banjir perkotaan sekaligus pemberdayaan ekonomi desa. Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi strategis dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ketua Tim Penelitian DTIS ITS, Yuyun Tajunnisa, menjelaskan bahwa alih fungsi lahan menjadi penyebab utama banjir karena berkurangnya kemampuan tanah dalam menyerap air.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Perkerasan dengan permeabilitas rendah, seperti paving konvensional, memperparah masalah ini karena menghambat aliran air dan menyebabkan genangan," ujarnya.

Menyadari permasalahan tersebut, tim DTIS ITS mengembangkan paving porous yang mampu menyerap air secara alami dan lebih ramah lingkungan.

Inovasi ini memanfaatkan limbah pembakaran batu bara (fly ash) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pengganti sebagian semen. Langkah ini tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

Kepala Program Studi D4 Teknik Sipil ITS ini menambahkan, melalui serangkaian pengujian laboratorium yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI), pihaknya berhasil membuktikan bahwa kombinasi fly ash dan CaCO₃ menghasilkan paving dengan kekuatan mekanis yang baik dan tingkat permeabilitas yang tinggi.

Dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), penelitian ini tidak hanya berhenti pada tahap pengujian.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Tim DTIS ITS menggandeng Departemen Manajemen Bisnis ITS untuk mengkaji potensi pasar dan peluang komersialisasi produk paving porous ini di sektor konstruksi berkelanjutan.

Kolaborasi ini disambut baik oleh BUMDes Sumberejo, Kecamatan Paiton, Probolinggo. Ketua BUMDes Sumberejo, Slamet Hariyadi, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan ITS yang telah melibatkan pihaknya sejak tahun 2023.

"Pengembangan paving porous berbasis fly ash ini adalah peluang emas bagi desa kami untuk menciptakan usaha yang bernilai ekonomi sekaligus berdampak positif bagi lingkungan," ungkap Yadi.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Yadi menambahkan bahwa program ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan perekonomian lokal.

"Usaha produksi paving di desa kami telah membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan penghasilan warga. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa depan," tuturnya.

Penelitian ini melibatkan tim yang solid, termasuk Prof. Ridho Bayuaji, Ir. Yosi Noviari Wibowo, Made Indrayana Supriyatna, Kharisma Keysia Paramitha, Hazen Masrafat, Hendro Nurhadi, dan Ir. Gita Widi Bhawika, serta mahasiswa dari DTIS dan Departemen Manajemen Bisnis ITS.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.